Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari membenarkan rencana pemusatan latihan nasional yang dilakukan di Australia. Hanya saja, hingga saat ini pelaksanaannya belum dapat dilakukan karena masih menghadapi kendala.
"Sudah disepakati yang dikirim ke Australia khusus track. Yang menjadi kendala saat ini adalah tempat tinggal. Saat ini belum mendapatkan yang tepat, kalau sudah dapat, langsung berangkat," kata Raja Sapta Okothari dilansir Antara.

Sementara itu, pelatih kepala disiplin track Wahyudi Hidayat mengatakan pihaknya akan mempersiapkan dengan baik pelatnas kali ini karena waktu persiapan untuk menghadapi SEA Games 2017 tidak panjang. Untuk itu waktu yang ada harus dimaksimalkan.
"Makanya kami dorong spesialisasi yang jelas. Di track itu ada sprint dan endurance. Untuk itu pembalapnya harus dipilah karena materi latihannya berbeda. Semoga keberangkatan ke Perth segera mendapatkan kepastian supaya pelatihan bisa maksimal," katanya.
PB ISSI memang telah mendapat kepastian jumlah atlet yang diproyeksi turun di ajang SEA Games 2017 dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Ada 24 pembalap yang telah disetujui dari 34 yang diajukan, yang terdiri dari disiplin road race, track dan BMX.
"Untuk dua bulan ini memang baru 24 pembalap, tapi untuk Januari kami akan mengajukan kembali. Saat ini memang fokus di SEA Games 2017. Jadi untuk disiplin MTB dan Down Hill belum masuk," kata Okto lagi.