Event JIExpo Criterium Siap Dukung Asian Games 2018

Senin, 17 April 2017 12:18 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Yohanes Ishak
© Indosport/Internet
Logo Asian Games 2018. Copyright: © Indosport/Internet
Logo Asian Games 2018.

Tahun ini event JIExpo Criterium 2017 telah berakhir dan diikuti oleh ratusan pembalap nasional maupun internasional dari lima negara. Ajang balap sepeda dengan konsep di dalam ruangan disebut menjadi yang pertama di Indonesia. 

"Event ini belum ada di Indonesia dan pertama kalinya. Tahun ini hampir 700 orang dan ada 6 negara yang ikut serta. Ada Timnas Malaysia, Timnas Thailand, pembalap Filipina, pembalap dari Singapura, dan pembalap dari Mongolia dan Timnas Indonesia," ujar Jamaludin Mahmood, selaku Race Director JIExpo Criterium.

Ajang JIExpo Criterium juga dinilai membantu meningkatkan kualitas pembalap Indonesia. Pasalnya di kejuaraan tersebut para pembalap nasional bisa bersaing dengan peserta lain dari luar negeri.

"Dari segi pemantapan, apabila pembalap nasional bersaing dengan pembalap asing itu bisa menambah kemampuan speed dan power. Event ini juga bisa  meningkatkan kualitas balapan meski belum masuk poin di Union Cycliste Internationale (UCI)," sambung Jamal.

© Jerry Petrus Manus/INDOSPORT
para pemenang JIExpo Criterium. Copyright: Jerry Petrus Manus/INDOSPORTPara pemenang JIExpo Criterium.

Selain itu, Jamaludin Mahmood berharap tahun depan event JIExpo Criterium bisa menyokong ataupun mendukung event bergengsi, Asian Games.

JIExpo Criterium diharapkan digelar sebelum Asian Games sehingga pembalap bisa melakukan try out atau uji coba seperti yang dilakukan Timnas Indonesia, Malaysia, Thailand dan Singapura pada tahun ini sebelum berlaga di SEA Games Agustus mendatang.

"Iya, mudah-mudahan pihak JIExpo kembali menggelar dan sebaiknya sebelum Asian Games, sehingga ada waktu buat pembalap lakukan uji coba di sini," tutur pria kelahiran Malaysia tersebut. 

"Untuk tahun depan mungkin juga akan ada event sebelum JIExpo Criterium, namanya student challenge untuk meningkatkan prestasi dan mencari bibit pembalap muda," tutup Jamaludin Mahmood.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%