Kejutan yang dimaksud untuk membungkam Márquez yang selama ini tidak merasa kalah dari Manny. Dari 3 partai terdahulu, Márquez menelan 2 kekalahan dan 2 hasil seri.
Márquez tetap tak menerima hasil tersebut. Márquez malah mempertanyakan kemampuan petinju Filipina.
“Kali ini saya akan mengejutkannya. Saya akan mengubah gaya bertarung dan lebih agresif terhadapnya,” janji Pacquiao soal duel yang berlangsung pada Sabtu (8/12) waktu setempat atau Minggu pagi.
“Kami butuh duel keempat karena dia selalu mengklaim yang memenangi tiga laga sebelumnya. Dia tak sadar sama sekali dia yang kalah. Kami harus rematch untuk kesekian kali untuk menjawab keraguan,” tegas Pacquiao.
Meski pertarungan nanti tak memperebutkan gelar, namun kedua petinju mempertaruhkan harga diri sebagai petinju terbaik di kelas welter.
Pacquiao menjadikan duel nanti untuk membujuk Floyd Mayweather Jr menerima tantangannya.
“Manny masih punya kualitas dan semangat bertarung meski umurnya bertambah. Kami masih ingin mewujudkan pertarungan dengan Mayweather Jr.,” kata Freddie Roach, pelatih Pacquiao.
"Kami menunggu dia untuk mendatangi kami. Jika dia tidak mau, masih ada lawan lain,” lanjut Roach.
Pacquiao mengaku sudah mengubah gaya hidup, tak lagi terjerumus gaya hidup yang merugikan. Apalagi Pacquiao mencanangkan gantung sarung tinju saat berumur 36 tahun.
“Tak ada lagi minum-minum. Tak ada lagi berjudi dan main perempuan. Hanya ada istriku seorang serta tak ada lagi umpatan saya. Saya bahagia menjalani hidup seperti ini,” tandas anggota parlemen Filipina.
Marquez sudah bertarung di atas ring dengan 54 kemenangan (39 KO), 6 seri dan 1 kalah. Pacquiao 54 kali menang (38 KO), 4 kali seri dan 2 kalah.