Daud Yordan yang tercatat sebagai juara bertahan juara dunia kelas bulu IBO sedang menunggu jadwal pertarungan berikut mempertahankan sabuk juara.
Untuk latihan teknik, selama ini Daud menjalani dengan mitra tanding 12 ronde per minggu. Setiap minggu berlatih dengan mitra tanding tiga kali dan sekali latihan sebanyak empat ronde.
"Saya masih menggunakan 'sparring' petinju lokal atau dari teman di Sasana Kayong Utara. Kalau sudah ada kepastian pertarungan, baru menggunakan latih tanding dari luar negeri," jelas Daud.
Daud mengaku persiapan saat ini masih bersifat umum karena belum jadwal pasti naik ring.
"Kalau nanti jadwal pertarungan sudah ada, baru saya memfokuskan pada latihan yang bersifat khusus," kata Daud Yordan.
Pertarungan terakhir Daud terjadi saat melawan petinju Cho Tseveenpurev, 09 November 2012. Daud menang angka atas petinju Mongolia Cho Tseveenpurev yang berlangsung di Singapura.
Pemantapan teknik lebih banyak untuk menutup kelemahan dari pertandingan sebelumnya. Daud dan tim mengevaluasi serangkaian pertarungan terdahulu untuk memperbaiki diri.
Daud yang mencatat 30 kemenangan (23 menang KO) dan 2 kekalahan terus belajar dari rekaman pertandingan dalam pengawasan pelatih Damianus Yordan.
Sedangkan pemantapan fisik tetap memfokuskan latihan berlari baik lari rintangan maupun cepat secara bergantian tergantung dari program.
Soal jadwal pertarungan selanjutnya belum ada pengumuman dari promotor, akan tetapi kemungkinan pada akhir Maret 2013.
Daud yang merebut gelar juara dunia kelas bulu IBO dari petinju Filipina Lorenzo Villanueva, 05 Mei 2012, tetap harus bersiap.
"Jika sewaktu-waktu promotor memberitahukan jadwal pertarungan, saya sudah siap," tegas petinju asal Sasana Kayong Utara.