Usai Lawan Simpiwe Vetyeka

Chino Incar Bulu Super

Senin, 11 Maret 2013 11:14 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Sebagai juara bertahan kelas bulu IBO akan bertarung dengan Simpiwe Vetyeka di Stadion Tenis Tertutup Senayan, Jakarta, 14 April 2013.

“Pertarungan nanti mungkin jadi yang terakhir di kelas bulu. Saya ingin naik ke kelas bulu super atau ringan junior. Saya ingin jadi petinju Indonesia pertama juara dunia di dua kelas berbeda," kata Daud Yordan.

Daud yang mencatat 30 kemenangan (23 menang KO) akan mempertahankan sabuk juara untuk kedua kali saat melawan Simpiwe. Daud merebut gelar lowong pada 5 Mei 2012 saat menang atas Lorenzo Villanueva dari Filipina.

Pertama kali Daud Yordan sukses mempertahankan gelar juara dunia saat mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev pada 09 November 2012.

Damianus Yordan, kakak kandung sekaligus pelatih Daud, sudah mempelajari rekaman duel Vetyeka. Bagi Vetyeka, duel melawan Daud adalah yang pertama di kelas bulu.

"Saya sudah melihat rekaman Vetyeka. Gayanya lumayan bagus, posturnya tinggi. Dia lincah dan punya pukulan yang panjang. Bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan," kata Damianus Yordan.