Pertandingan terdekat Chris John akan terjadi pada 14 April 2013 saat meladeni Satoshi Hosono di Jakarta. Duel melawan petinju Jepang menjadi duel ke-49 Chris John.
Bila menang atas Satoshi Hosono, maka Chris John akan mencatat 49 kemenangan. Kalau menang lagi, The Dragon akan meraih 50 kemenangan tanpa pernah kalah.
Mungkin akan sulit menyamai rekor petinju Meksiko Ricardo Lopez (51 duel tak terkalahkan saat gantung sarung tinju), namun nama Chris John akan terpahat dalam sejarah tinju dunia.
Begitu mundur sebagai petinju aktif, Chris ‘The Dragon’ John tetap bertahan di ring tinju dengan melatih petinju-petinju muda.
“Setelah pensiun, saya ingin mendorong petinju muda Indonesia lebih serius dan berharap mereka jadi juara dunia,” kata petinju dengan rekor 48 kemenangan dan belum pernah kalah, Rabu (10/04/13).
Petinju kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, berusia 33 tahun membuka sedikit cerita sejarah latar belakang kehidupannya menjadi petarung di ring.
Chris John, awalnya menekuni olahraga wushu secara profesional, berlatih tinju sejak berumur 5 tahun. Chris John ingat betul tekad ayahnya, Johan Tjahjadi, yang ingin anaknya menjadi pemenang.
“Ayah memiliki sifat sangat keras. Dia akan memukul saya dengan buku, menampar dan menghukum dengan push up jika saya pulang terlambat setelah bermain,” ungkap Chris.
“Saya harus menerima hukuman tanpa perlawanan. Pertama saya sangat benci tinju, tapi entah bagaimana olahraga ini justru tumbuh dalam diri saya,” jelas Chris yang ingin pensiun 2 tahun lagi.