Setelah pertandingan berlangsung sengit di ronde pertama, Bradley mulai mendominasi penguasaan pertandingan atas Marquez. Beberapa kali terlihat pukulan terarah Bradley mengenai muka Marquez.
Bahkan pada ronde ke-10, pukulan tangan kanan Bradley telak mengenai wajah Marquez. Setelah melewati 12 ronde, juri menilai 115-113 (untuk Marquez), 115-113 (Bradley), dan 116-112 (Bradley).
“Saya mengontrol sepanjang pertarungan. Marquez gagal melesatkan banyak pukulan. Dia mencoba untuk melepaskan sebuah pukulan tangan kanan yang sangat keras,” ujar Bradley dilansir GMANews.
“Saya tidak tahu jika dia menghormati pukulan saya,” tambah Bradley setelah pertandingan.
Bradley sadar Marquez merupakan petinju yang sangat ceerdik. Bradley mencoba untuk bergerak sepanjang pertandingan, sehingga membuat Marquez kesulitan melayangkan pukulan kearah Bradley.
“Saya harus bertanding dengan cerdas. Marquez merupakan pertarung yang mengandalkan teknik. Dia sangat tangguh. Saya hanya mempertahankan kemenangan ini,” lanjutnya.