Pertarungan 12 ronde Roy Muklis (26) kontra Weng Haya (24) asal Filipina terjadi di GOR Hayam Wuruk, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (12/10/13) malam.
Hakim Filipina Salven Lagumbay memberi kemenangan 115-113 kepada Muklis. Hakim Ery Suwarna dengan skor 117-111 dan hakim Bambang Subagyo (keduanya Indonesia) memberi 116-112 untuk Muklis.
Begitu pertarungan bergulir, Muklis lebih mendominasi dan lebih banyak melancarkan pukulan yang menghantam muka lawan.
Pukulan Muklis, yang tampil lebih agresif, kerap menembus pertahanan Weng yang tampil ulet. Sejak ronde kedelapan, fisik kedua petinju menurun.
Pelepis kanan Muklis sobek dan mengucurkan darah di ronde ketiga usai berbenturan kepala. Luka tidak menurunkan semangat bertanding petinju asal Bima.
Muklis tidak kuasa menahan kegembiraan usai merebut kembali juara dunia kelas ringan 61,2 kg untuk kedua kali setelah lepas pada 2010.
“Weng petinju bagus. Dia selalu merangkul ketika kalah pukulan sehingga membuat saya sulit menyerang,” komentar Roy Muklis sesudah pertandingan.