Perayaan Thanksgiving Day biasanya semarak di wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Orang-orang di Amerika Serikat merayakan Thanksgiving Day pada hari Kamis setiap minggu keempat bulan November.
Di Kanada, Thanksgiving berakar sejarah dalam tradisi agama, budaya hingga kaum sekuler yang biasanya jatuh pada hari Senin kedua bulan Oktober setiap tahun.
Dalam sebuah wawancara menyambut Thanksgiving Day, Mike Tyson berbicara soal politik hingga Obamacare. Obamacare adalah program kesehatan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Tyson yang sempat bermasalah dengan pemerintah AS karena masalah pajak berharap Obamacare akan membantunya menghemat uang.
Prinsip Obamacare adalah warga negara yang lebih mampu yang sudah memiliki tunjangan kesehatan sendiri harus membayar dana premium yang cukup mahal.
Atau Obamacare adalah suatu bentuk subsidi silang warga kaya kepada yang tidak mampu agar seluruh warga negara AS bisa mendapatkan akses kesehatan yang merata.
“Saya berharap untuk membayar pajak. Saya tahu mereka mengatakan itu pemerasan hukum, tapi saya tinggal di negara ini. Jika saya harus membayar pajak, uang dibayar untuk hidup di bumi,” kata Mike Tyson.
Tyson membandingkan program Obama dengan dua presiden AS sebelumnya, yaitu George Bush dan Ronald Reagan, yang merayu warga untuk menimbun uang sampai sebanyak-banyaknya.
“Saya bekerja untuk saya. Saya seperti itu dan bekerja untuk itu. Dengan pemerintahan Obama, berharap Obamacare membantu kita menyimpan beberapa uang,” ulas Tyson.
Tyson tak lupa menyebut beberapa kemenangannya saat bertarung di atas ring yang kerap berakhir dengan kemenangan knockout (KO).
Tyson mengaku hingga kini tidak memahami mengapa orang-orang sangat menginginkan kemenangan KO dari sebuah pertandingan tinju. Bagi Tyson, hasil KO itu kadang lebih untuk kesenangan dan hiburan.
Topik yang tak lepas dari Tyson adalah sebutan N-word. Kata ini merujuk pada kaum negro di AS yang otomatis berkulit hitam.
Hingga kini di AS, N-word masih jadi kata panas. Kaum negro kerap menjadi pihak yang salah dalam beberapa kasus, seperti penembakan, pembunuhan, senjata ilegal hingga narkoba.