Mantan juara petinju kelas berat tersebut sekarang lebih memilih untuk mendukung pengusaha minyak, Petro Poroshenko untuk maju sebagai kandidiat presiden.
Dilansir dari BBC, Klitschko mengumumkan keputusannya saat konferensi partai yang ia dirikan yaitu UDAR, di Kiev.
“ Satu-satunya kesempatan untuk menang adalah dengan mencalonkan satu kandidat dari kekuatan demokrasi. Hari ini, Petro Poroshenko adalah nama kandidat tersebut,” kata Vitali.
Poroshenko yang dikenal oleh rakyat Ukraina dengan sebutan Raja Coklat karena memiliki perusahaan coklat Roshen, mengatakan bahwa ia akan membawa perubahan baru di Ukraina.
“Misi saya adalah untuk hidup dengan cara yang baru. Membentuk Ukraina sebagai negara yang kaya, negara yang demokratis, negara yang diisi oelh warga negara yang bahagia dan bangga akan negaranya sendiri,” kata ia.
Dengan mundurnya kakak dari petinju Wladimir Klitschko ini, maka sekarang konstelasi politik berpusar pada Poroshenko dan mantan Perdana Menteri Ukraina, Yulia Tymoshenko.
Beberapa nama-nama lama dalam kancah perpolitikan Ukraina juga kembali muncul. Salah satunya adalah pendukung mantan Presiden Viktor Yanukovych, Mykhailo Dobkin yang pernah menjabat sebagai gubernur daerah Kharkiv.
Pemilu Ukraina yang akan berlangsung 25 Mei, akan menjadi langkah penting bagi Ukraina untukkeluar dari krisis politik semenjak merdeka pada tahun 1991.