“Hari ini (Kamis), saya tidak latihan dan istirahat total untuk persiapan pertarungan mendatang," kata Daud Yordan, Kamis (18/12/14).
Menurut petinju dengan rekor bertarung 32 kali menang (23 kemenangan KO) dan 3 kekalahan tersebut, meskipun istirahat total, dia tetap fokus untuk pertarungan melawan petinju Filipina. “Saya tetap fokus untuk pertarungan Sabtu,” tegas Daud.
Kegiatan hari ini atau Kamis hanya mengadakan konferensi pers dengan teman-teman wartawan di sini. "Ini saya baru saja pulang dan sudah masuk ke hotel," kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987.
Daud yang masih memegang gelar juara dunia kelas ringan IBO mengatakan pada Jumat (19/12) siang akan dilakukan timbang badan. Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB bertarung melawan Ronald Ponttilas.
“Berat badan saya sudah masuk limit 60,9 kilogram dan siap untuk pertarungan mendatang," katanya menegaskan.
Daud menargetkan menang KO sebelum ronde ke-10 (pertarungan berlangsung sebanyak 12 ronde). "Makanya mulai ronde awal saya akan terus menekan dia supaya bisa lebih cepat," katanya.
Sejak mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan IBO usai mengalahkan petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe di Australia, 6 Desember 2013, Daud belum pernah naik ring. Daud merebut gelar juara dunia kelas ringan IBO setelah menang atas petinju Argentina Daniel Eduardo Brizuela di Australia, 6 Juli 2013.
Sebelum berkecimpung di kelas ringan, Daud sempat menjadi juara dunia kelas bulu IBO saat menang dengan KO ronde kedua atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012. Sempat mempertahankan gelar sekali setelah menang atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev di Singapura 9 November 2012.
Gelar itu akhirnya lepas setelah dikalahkan petinju Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Jakarta, 14 April 2013. Simpive asal Afrika Selatan akhirnya menghentikan laju pemegang Super Champions kelas bulu WBA Chris John pada pertarungan di Australia 6 Desember 2013.