Daud Yordan menyebutkan saat acara timbang badan berat dirinya 60,5 kilogram, sedangkan lawannya memiliki berat yang pas di kelas ringan yaitu 61,2 kilogram.
Daud yang mencatat rekor bertarung 32 kali menang (23 menang KO) dan 3 kalah ini melakukan 'sparring partner' dengan petinju di Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, sebagai persiapan.
"Untuk persiapan menghadapi petinju Filipina ini saya sudah latihan dengan 'sparring' sebanyak 100 ronde di Kayong Utara. Saya kondisi siap untuk menghadapi petinju Filipina tersebut," katanya.
Petinju yang masih memegang gelar juara dunia kelas ringan IBO tersebut mengatakan lawam daro petinju Filipina ini memiliki karakter seorang 'fighter' dan ini sesuai dengan gaya bertarungnya.
"Saya senang bertarung dengan petinju dengan gaya 'fighter' ini. Makanya saya akan menyerang dia sejak ronde-ronde awal dan tidak memberi kesempatan kepada lawan untuk melancarkan pukulan," kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.
Pertarungan memperebutkan gelar kelas ringan (61,2 kg) versi WBO Asia Pacific yang lowong karena juara bertahan Terence Crawford naik kelas. Daud optimistis mampu mengalahkan Ronald tidak sampai 12 ronde atau dengan kemenangan knock out (KO).
"Meski mempersiapkan diri selama 12 ronde tapi saya yakin tidak sampai (12 ronde)," kata Daud Yordan mempersiapkan diri meladeni gaya bertarung Ronald yang cenderung kidal.
Pertarungan nanti bagi Daud Yordan merupakan yang pertama kali sejak mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan (51,2 kilogram) IBO usai mengalahkan petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe di Australia, 6 Desember 2013.