"Anda harus tahu segera, karena jika pihak mereka tidak mau bertarung, kita dapat mengalihkannya dan memilih lawan lain," ungkapnya kepada Los Angeles Times saat berkunjung ke kantor surat kabar tersebut Senin (20/01/15) untuk mempromosikan film dokumenter terbarunya berjudul "Manny".
"Kami punya batas waktu ..... bulan ini," sambungnya. Ketika ditanya jadwal pertarungan mereka pada 2 Mei mendatang di Las Vegas, petinju kebanggaan rakyat Filipina ini lugas mengakui dirinya tidak tahu.
Pacquaio mengatakan ia dan promotor Top Rank telah menyepakati berbagai ketentuan termasuk memberi Mayweather 60 persen hasil pemasukan dari pertarungan tersebut.
Menurut laporan ESPN Pacquiao juga setuju dengan ketentuan lain yang sempat membuat negosiasi kedua belah pihak menemui jalan buntu di tahun 2009 dan 2010 lalu yakni terkait sarung tinju yang akan dipakai, dan tes obat-obatan terlarang.
Sebagaimana diketahui Mayweather Jr memiliki rekor tinju yang fenomenal yakni tak terkalahkan dari 47 penampilan (26 menang KO). Di luar ring tinju putra dari Floyd Mayweather Senior ini menjadi olahragawan terkaya di dunia.
Sementara calon lawan, Pacquaio memiliki rekor 57 kali bertanding, lima kali seri dan dua kali kalah. Petinju 37 tahun itu tercatat sebagai orang Asia pertama yang meraih juara dunia di delapan kelas berbeda. Pacquaio juga tercatat sebagai politisi dan artis Filipina.