Keempat atlet tersebut adalah, Kornelis Kwangu Langu (kelas 49 kg), Mario Kali (kelas 49 kg), Julio Bria (kelas 52 kg), Farrand Papendang (kelas 60 kg), dengan target tembus delapan ataupun tujuh besar untuk bisa mengirimkan wakilnya menuju kejuaraan pra-Olimpiade di Qatar.
"Kami ngirim empat wakil, Kornelis, Mario, Julio, dan Farrand. Untuk target di Kejuaraan Tinju Asia di Bangkok ini, setidaknya kita bisa masuk delapan atau tujuh besar. Supaya bisa ikut kejuaraan pra-Olimpiade di Qatar," jelas Sekretaris Jendral PP Pertina, Martinez Dos Santos saat dihubungi wartawan termasuk INDOSPORT.
Mengenai peta persaingannya sendiri, Martinez melihat negara-negara pecahan Unisoviet patut diwaspadai. Semua negara tidak bisa dianggap remeh, terlebih kejuaraan ini juga merupakan salah satu jalan menuju Olimpiade Rio, Brasil 2016 nanti. Karena, dari Kejuaraan Asia di Bangkok ini, petngkat delapan besar bisa langsung masuk kedalam pra-Olimpiade di Qatar yang juga merupakan kejuaraan dunia tinju amatir.
Setelah mendapatkan tempat di pra-Olimpiade Qatar, wakil Indonesia harus bisa mencapai final jika ingin otomatis mendapatkan tempat dalam Olimpiade Rio, Brasil 2016. Namun, jika gagal dalam kejuaraan di Qatar, wakil Indonesia masih mempunyai kesempatan lewat zona Asia Oceania.
"Kalau gagal di Qatar, wakil kita bisa lewat zona Asia Oceania di awal tahun 2016. Soalnya di pra-Olimpiade Qatar wakil kita harus masuk final jika ingin otomatis lolos Olimpiade. Dari Olimpiade Athena 2004 wakil kita brlum pernah lolos lagi, jadi ini merupakan kesempatan yang baik untuk kembali mengharumkan nama Indonesia," pungkasnya.