Fury menyebut legalisasi pernikahan pasangan gay merupakan awal dari keburukan lainnya. Petinju 27 tahun itu menganggap setelah homoseksualitas, aborsi dan pedofilia kemungkinan akan dilegalkan juga di berbagai negara.
“Tiga hal tersebut terjadi sebelum iblis benar-benar datang ke rumah Anda, saat ini homoseksualitas menjadi legal di negara-negara, setelah itu aborsi dan pedofilia. Siapa yang menyangka di tahun 50 dan 60-an hal tersebut dianggap sah saat ini?” ujar Fury seperti dilansir Daily Mail.
Komentar pedas petinju kelas berat tersebut yang menyamakan pernikahan sesama jenis dengan aborsi dan pedofil memicu reaksi dari aktivis peduli kaum gay, Peter Tatchell. Ia menganggap Fury terlalu fanatik untuk memandang eksistensi kaum gay.
“Tyson adalah petinju brilian tapi sangat fanatik dan bingung dengan ajaran Kristen yang dianutnya. Menyamakan cinta sesama jenis dengan aborsi dan pedofilia adalah hal gila dan ofensif.," ujar Tatchell.
Ini bukan pertama kalinya Fury telah memprovokasi kemarahan publik. Minggu lalu ia bahkan secara terbuka menyebut saingannya, Wladimir Klitschko sebagai seorang "penyembah setan" menjelang pertarungan gelar kelas berat dunia mereka.