Daud Yordan baru berhasil mempertahankan sabuk juara WBO Asia Pasific kelas ringan. Dia berhasil mempertahankan gelar tersebut setelah meraih kemenangan Technical Unanimous Decision atas lawannya asal Jepang, Yoshitaka Kato.
.jpg?w=460&h=259)
Bertarung di Balai Sarbini Jakarta, Daud Yordan menang mutlak dengan angka 88-84, 97-84, 88-83 pada ronde sembilan. Ya, pertandingan yang rencananya berlangsung selama 12 ronde harus disudahi di ronde sembilan karena terjadi pendarahan di pelipis mata kiri Daud Yordan akibat benturan kepala.
.jpg?w=460&h=259)
Sadar menjadi seorang atlet tak dapat dilakukan selamanya, Daud Yordan ternyata sudah memiliki rencana bila dirinya pensiun suatu saat nanti.
"Saya paham menjadi petinju ada masanya. Dan saya tau bahwa masa-masa itu akan habis. Tapi untuk saya memang tidak (pensiun) dalam waktu dekat ini," ucap petinju asal Kalimantan ini.
"Saat ini untuk saya memang belum (pensiun). Namun bila nanti saya pensiun sudah tentu saya tak akan jauh dari dunia tinju," tambahnya.
.jpg?w=460&h=259)
Memang Daud Yordan mengakau memiliki rencana untuk menjadi seorang pelatih ataupun dapat masuk dalam daftar susunan pengurus yang mengurusi tinju.
"Saya mungkin akan menjadi pelatih, yang penting tak jauh dari tinju," tandas petinju berusia 28 tahun ini.