Mantan juara dunia tinju kelas berat, Muhammad Ali menghembuskan nafas terakhirnya pada usianya yang ke-74 pada Sabtu (04/06/16) WIB.
Kepergiannya menghadap sang pencipta ternyata masih menyisakan sebuah keajaiban sebagaimana yang diceritakan oleh salah seorang putrinya, Hana Ali.
Melalui akun Twitter dan Instagram pribadinya @hanayali, Hana mengisahkan bagaimana jantung ayahanda tercintanya tidak berhenti berdetak meskipun seluruh organ tubuhnya sudah tidak berfungsi.
Menurut Hana kejadian ajaib itu terjadi selama kurang lebih 30 menit setelah ayahnya divonis sudah tidak bernyawa lagi.

Berikut bunyi kesaksian Hana Ali, putri Muhammad Ali,
"Hati kami sesungguhnya memang terluka, tapi kami senang karena ayah bisa bebas sekarang. Kami berusaha agar tetap kuat dan membisikkan di telinganya,
'Kamu bisa pergi sekarang. Kami akan baik-baik saja. Kami mencintaimu. Terima kasih, Ayah bisa kembali ke pelukan Allah sekarang'.
Kita semua mengelilinginya sambil memeluk dan menciuminya serta memegang tangannya sambil tak henti melantunkan doa-doa yang diajarkan Islam.
Semua organ tubuhnya sudah tidak berfungsi, tapi jantungnya tidak berhenti berdetak. Selama 30 menit hatinya terus berdetak, tidak ada seorang pun yang pernah menyaksikan keajaiban itu.
Ini adalah bukti nyata tentang kekuatan semangatnya dan harapannya. Terima kasih untuk semua cinta dan dukungannya," tulis Hana melalui akun Twitter dan Instagram pribadinya.

Jenazah Muhammad Ali dikabarkan sudah tiba di Louisvelle pada Senin pagi (06/06) WIB.
Muhammad Ali sendiri rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya, Louisville, Kentucky, Amerika Serikat pada Jumat, 10 Juni 2016 mendatang.
Rencananya, pemakaman Ali nantinya akan dihadiri oleh sejumlah tokoh besar Amerika Serikat untuk memberi penghormatan terakhir kepadanya.
Kabar terakhir menyebutkan bahwa jenazah Muhammad Ali telah tiba di kampung halamannya Louisvile, pada Senin (06/06) WIB.