Pelatih kepala Pelatnas Tinju untuk SEA Games 2017, Adi Suwandana mengatakan ada tujuh atlet yang dipanggil untuk mengikuti seleksi di Sukabumi, Jawa Barat.
"Pada pemusatan latihan nasional (Pelatnas) ada tujuh atlet yang kami panggil, mereka sudah menjalani pelatihan selama dua bulan di Sukabumi tepatnya di GOR Icuk Sugiarto, Kecamatan Kadudampit, namun mulai hari ini mereka pulang ke daerahnya masing-masing," kata Adi, sebagaimana diberitakan Antara.
Menurutnya target tersebut diyakini tercapai, walaupun pelatnas yang dilakukan dengan serba keterbatasan dan tidak adanya biaya yang dikucurkan dari pemerintah pusat.
Kornelis Kwangu Langu sedang fokus latihan.Bahkan, tujuh atlet yang mengikuti pemusatan pelatihan ini kondisinya sudah siap tarung atau on fire, sehingga jika ditandingkan mereka akan menampilkan yang terbaiknya.
Selain itu, pihaknya juga mempunyai atlet tinju berbakat dan unggulan serta masih muda yakni Cornelis Kwangu Langu yang merupakan peraih emas SEA Games di Singapura.
Namun, hanya empat dari tujuh atlet yang nantinya terpilih mewakili Indonesia, karena keterbatasan kuota. Tapi, pihaknya yakin atlet yang terpilih tersebut bisa menampilkan bakat terbaiknya dan menyumbangkan medali.
"Kami tidak terlalu khawatir dengan minimnya perhatian kepada para atlet ini, karena atlet yang disiapkan untuk SEA Games sudah punya tekad yang kuat untuk mengharumkan nama bangsa," tambah Adi.
Sementara, salah seorang atlet pelatnas tinju SEA Games 2017, Kornelis Kwangu Langu tidak peduli dengan kekurangan pembiayaan untuk pelatnas ini walaupun harus kembali dahulu ke daerahnya, Bali.
Karena selama di daerahnya ia akan tetap berlatih, sebab hanya satu tujuannya yakni mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga tingkat negara Asean.
"Untuk pasokan gizi dan vitamin masih terpenuhi, walaupun dipasok Pertina. Tapi yang saat ini saya lakukan adalah berlatih untuk memantapkan teknik serta menjaga kondisi tubuh," katanya.