Juara Asia Ini 'Turun Kasta' Tanding di Tarung Bebas Tradisional

Jumat, 13 Januari 2017 17:34 WIB
Editor:
 Copyright:

Pada Juli 2016 lalu, Maxi Nahak berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah berhasil menjadi juara WBC Asia kelas menengah (72,5 Kg) usai mengalahkan petinju tuan rumah, Eun Chang-lee asal Korea Selatan.  

Namun, teranyar, sang juara harus rela bertanding di ajang sekelas tarkam yang bahkan di luar profesinya sebagai seorang petinju profesional. Maxi Nahak mengaku saat ini ia akan mengikuti ajang tarung bebas tradisional, pencak dor  di daerah Tulungagung, Jawa Timur.

“Iya saya ikut tarung pencak dor, dapat undangan. Kebetulan ada temanku Maikel jago pencak dor di sini ( Tulungagung),” ujar petinju dari Sasando Boxing Camp tersebut.


Maxi akan menjadi salah satu peserta pertarungan tradisional di Jawa Timur.

Maxi menjelaskan bahwa keikutsertaanya pada ajang pencak dor tersebut adalah untuk mengisi waktu luang, di samping itu ia juga mendapatkan bayaran yang cukup bagus.

“Ini juga buat isi waktu soalnya tinju lagi mati suri, dan jadwal tinju juga belum ada. Saya dibayar di sini, tetapi saya tidak bisa menyebutkan angkanya tetapi lumayan lah,” ujarnya seraya tertawa saat dihubungi INDOSPORT.

Acara tersebut sendiri akan berlangsung pada Sabtu (14/01/17) besok di lapangan Desa Pucung Lor, yang diselenggarakan oleh Paguyuban Pelestari Seni Budaya.

281