Direktur Proliga Hanny Surkatty, dalam jumpa pers di Jakarta, mengatakan turnamen BSI Proliga kembali dimulai di waktu penyelenggaraan normal karena tidak berbenturan dengan agenda penting seperti halnya Pemilu 2014.
"Tahun depan tidak ada Pileg, makanya jadwalnya kembali normal seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Hanny.
Meski tidak ada perubahan yang signifikan dalam aturan turnamen nasional itu, Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) itu tetap berharap kesuksesan turnamen seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Sebanyak tujuh tim putri dan lima tim putra sudah resmi mendaftarkan diri dalam turnamen itu. Ketujuh tim putri yakni Jakarta Pertamina Energi, Jakarta Popsivo Polwan, Manokwari Valeria Papua Barat, Jakarta Electric PLN, Gresik Petrokimia, Jakarta BNI 46, dan Jakarta Bank DKI.
Sementara lima tim putra yakni Palembang Bank Sumselbabel, Jakarta BNI 46, Surabaya Samator, Jakarta Pertamina Energi, dan Jakarta Electric PLN. Kendati demikian, pihak penyelenggara mengaku masih membuka kesempatan bagi tim putra hingga Agustus ini.
"Pasalnya dari enam tim putra pada 2014, ada satu yang tidak melanjutkan kontraknya yaitu Solo Bank Jateng. Makanya kami masih membuka untuk satu atau dua tim lagi masuk. Jika ada, kami buka pendaftarannya hingga Agustus ini," ujarnya.
Proliga 2015 yang rencananya dijadwalkan 21 Februari-23 Mei akan digelar di beberapa kota besar di seluruh Indonesia.
"Yang kami tawarkan antara lain Jakarta, Palembang, Gresik, Solo, Probolinggo atau Banyuwangi. Ada juga Yogyakarta, Bandung atau Semarang untuk putaran final," ujar Kepala Bidang Pertandingan Proliga, Reginal Nelwan.