Tim asuhan Taufik Hidayat itu harus mengakui keunggulan Jakarta PGN Popsivo dengan skor 25-23, 19-25, 20-25, 17-25 dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Mastrip, Kota Probolinggo, Jumat (13/03) petang.
Saat ini tim kebanggaan warga Kabupaten Gresik itu tetap mengoleksi nilai enam sementara Jakarta PGN Popsivo semakin kokoh di puncak dengan nilai 22.
"Meski kita mampu menyapu bersih poin di pertandingan pertama ini, kita tidak akan menurunkan semangat untuk menghadapi pertandingan berikutnya," kata Pelatih Jakarta PGN Popsivo, Mohamad Ansori usai pertandingan.
Ia menjelaskan, permainan anak asuhnya sempat menurun pada set pertama sehingga harus mengakui keunggulan Gresik Petrokimia yang menargetkan menang pada laga ini.
Namun, permainan Jakarta PGN Popsivo yang dipelopori Rita Kurniati mampu bangkit di set berikutnya, sehingga mampu menyamakan kedudukan 1-1 dan unggul di set kedua dengan angka 25-19.
Sementara pelatih Gresik Petrokimia Taufik Hidayat mengakui timnya sudah berusaha keras untuk mengambil nilai pada pertandingan kali ini, namun tetap tidak berdaya menghadapi pimpinan klasemen.
Meski peluangnya tipis untuk lolos ke final four, Taufik mengaku akan tetap berusaha mengambil poin pada pertandingan selanjutnya, yakni saat melawan Jakarta Pertamina Energi, Sabtu (14/03).