Pertandingan kali ini tampaknya sangat mudah bagi Popsivo, dari tiga set yang mereka jalani. Popsivo terlihat tampak menang mudah. Ditemui seusai pertandingan, pelatih Jakarta PGN Popsivo, Muhamad Ansori mengatakan bahwa permainan BNI 46 tanpa klimaks.
"BNI tadi anti klimaks, terlalu gampang kita melihatnya. Tapi gak tau juga kalau mereka mau membaca pola permainan kita," ujar Ansori saat ditemui di haal Senayan, Jakarta.
Selain itu, dalam pertandingan yang tidak mempengaruhi para penghuni Final Four, Ansori mencoba susunan pemain yang ingin coba dia turunkan. Selain itu, rotasi pemain yang dilakukannya juga untuk menjaga stamina para pemainnya agar tidak drop.
"Susunan pemain tadi sesuai dengan apa yang kita inginkan hari ini. Ini juga dimaksudkan kita menjaga biar gak terlalu down (fisik pemain). Ini untung di saya, banyak pemain pengalaman. Yang penting jaga stamina," pungkasnya.