Disinggung mengenai hal spesial yang dilakukan pada Hari Ibu, Selasa (22/12/15), quicker andalan Indonesia ini berkomentar, "Ngajakin mama quality time berdua aja, tapi sebenarnya gak cuma pada Hari Ibu aja sih. Cuma ini momennya lagi pas aja, ngajakin massage, ke salon, dan kalau bisa malem ini mau nonton bioskop."
Gadis 23 tahun ini juga menjelaskan, ibu adalah segalanya bagi dirinya, bahkan seluruh kata terindah di dunia ini belum mampu melukiskan arti kata seorang ibu baginya.
"Mama itu segalanya, beliau bisa menjadi apa pun, dan beliau adalah malaikat bagi saya, penyejuk hati. Seluruh kata indah di dunia ini pun gak cukup untuk mendeskripsikan apa arti seorang ibu untuk saya," sambungnya saat bercerita kepada INDOSPORT.
Berbincang mengenai sosok Ibu, Maya bahkan sangat manja dan terbawa perasaan jika berbicara mengenai ibu. Terlebih karena dia adalah orang yang sangat ekspresif kepada orang-orang terdekatnya, apalagi ketika berbicara mengenai ibundanya.
"Ahhhh, kalau ngomongin orang tua, apalagi khususnya mama tuhhh bikin nangis, yang jelas saya orang yang sangat ekspresif kalau sama orang-orang terdekat, apa lagi mama," ujarnya.
"Dalam sehari kalau ketemu mama gak kehitung. Maya peluk mama dan cium mama. Bilang gemes dan sayang sama mama," sambung Maya tersipu malu.
Sedangkan ketika disinggung mengenai musim 2016 mendatang, gadis dengan tinggi 178 centimeter ini mengatakan tengah fokus untuk pemulihan cedera tulang rawan pada lutut kirinya, dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi di banding tahun ini.
"Yang jelas ingin menjadi seorang Maya Indri yang lebih baik dari sebelumnya. Semoga 2016 bisa cepat pulih dan kembali ke lapangan untuk bermain voli. Kayaknya off dulu sementara dari proliga, fokus untuk sembuh," pungkasnya.