Meski menderita kekalahan pada Seri I di GOR Ken Arok, Malang, Petro mulai merevisi target. Mereka kini membidik posisi tiga besar untuk dapat berlaga di final four. Petro optimis dapat memenuhi target manajemen karena di sektor putri hanya diikuti lima peserta. Tapi, rintangan Lailatul Aisyah dkk cukup berat.

Bermain dihadapan publik sendiri, SOR Tri Dharma, Petro sudah dinanti calon kuat juara, Popsivo, sore ini. Tim plat merah milik pabrik pupuk ini kemudia n meladeni BVN, Minggu (28/02/16) nanti. "Kekalahan pada Seri I sudah di evaluasi oleh pelatih (Li Hua Ning). Kami percaya pelatih sudah memiliki strategi menghadapi dua laga nanti," ungkap Ketua Umum Tim Bola Voli Gresik Petrokimia Heri Widyatmoko.
Dia semakin optimis karena perkembangan positif dua pemain asingnya, Lisbet Arredondo Reyes dan Alaina Bergsma. Adaptasi keduanya semakin padu setelah Seri I kemarin. "Kami berharap Lisbet dan Alaina dapat bermain maksimal," tandas Heri.

Sementara itu, Samator yang memetik kemenangan melawan Palembang Bank Sumsel Babel bertekad melanjutkan tren positif dari Seri I kemarin. Pelatih Samator Ibarsjah Djanu Tjahjono berambisi menyapu bersih laga melawan Jakarta Pertamina Energi, Sabtu (27/02/16), dan Jakarta Electric PLN, sehari kemudian.
"Gresik iklimnya sama dengan Surabaya. Jadi saya anggap Gresik adalah rumah sendiri bagi Samator. Secara materi pemain, komposisi Pertamina dan PLN sudah berbeda Proliga 2015 lalu. Tapi, kami siap all out dan sapu bersih poin," terang Ibarsjah.
Dia juga mengakui anak asuhnya sangat ingin membalas kekalahan pada final Proliga 2015 lalu saat bersua PLN. Kala itu, Samator harus bertekuk lutut dengan skor 1-3 dari PLN.