Bagi Jennifer dunia pendidikan dinilai sangat penting bagi siapa pun termasuk bagi para atlet. Menurut mahasiswi jurusan akutansi Universitas Widya Kartika Surabaya itu, pendidikan bisa membuat kehidupan seorang atlet menjadi seimbang antara karier dan pengetahuan.
“Menurutku pendidikan itu penting, soalnya kalau seorang atlet tidak berpendidikan, itu tidak ada gunanya juga, tidak balance maksudnya (karier dan pengetahuan),” ujarnya saat dihubungi INDOSPORT.
Akan tetapi, jika disuruh memilih karier dan pendidikan, pewushu asal Jawa Timur itu mengaku sedikit mengedepankan kariernya dibanding pendidikan. Pencapaian prestasi dan karier seorang atlet disebutnya lebih menantang.
“Dikeluargaku pendidikan nomor satu, setelahnya baru karier. Tapi saya terkadang mentingin karier, soalnya karier atletku lebih menantang. Cuman papa selalu mengingatkan kalau ilmu pendidikan selalu dibawa sampai mati,” sambung Jennifer seraya tertawa.
Jennifer sendiri merupakan atlet wushu yang pernah meraih tiga medali emas pada Kejurnas Wushu Junior pada Desember 2015.
Akan tetapi mahasiswa semester 2 ini dipastikan tidak turun pada perhelatan PON XIX di Jawa Barat September mendatang.
Hal itu dikarenakan dirinya mengalami cedera sehingga tidak ikut serta pada ajang Pra PON 2014 lalu, yang notabene merupakan ajang seleksi menuju PON.