x

Tak Jagokan AS Roma Raih Juara Liga Italia, Antonio Cassano Pilih Favoritkan Tiga Klub Ini

Rabu, 17 Agustus 2022 20:12 WIB
Penulis: Akwila Chris Santya Elisandri | Editor: Isman Fadil

INDOSPORT.COM – Mantan pemain AS Roma, Antonio Cassano memfavoritkan AC Milan, Inter Milan, dan Juventus dalam perebutan gelar juara Liga Italia (Serie A) musim 2022/23.

Liga Italia (Serie A) musim 2022/23 telah dimulai dan telah menyelesaikan pekan pertama mereka pada Selasa (16/08/22).

Baca Juga

Klub-klub papan atas Liga Italia seperti AC Milan, Inter Milan, AS Roma, Juventus, hingga Napoli sama-sama berhasil meraih kemenangan pada pekan pertama liga.

Hasil yang diraih oleh klub-klub papan atas tersebut tak ayal membuktikan bahwa persaingan Liga Italia musim 2022/23 dapat kembali keompetitif.

Sebagaimana diketahui, beberapa tahun belakangan ini, Liga Italia kerap sekali didominasi oleh Juventus. Bahkan, Bianconerri, julukan Juventus berhasil menjuarai Liga Italia 9 kali berturut-turut.

Baca Juga

Meski begitu, kini dominasi Juventus tampaknya mulai mengalami keruntuhan dalam dua tahun belakangan ini.

Keruntuhan dominasi tersebut seakan mengembalikan persaingan beberapa tim papan atas untuk kembali saling senggol.

Bahkan, mantan pemain AS Roma, Antonio Cassano turut memberikan prediksinya terkait mengenai siapa saja yang layak untuk berburu gelar juara Liga Italia. Ia menyebutkan AC Milan, Inter Milan, dan Juventus sebagai favorit.

Baca Juga

“Juventus, Inter, dan Milan adalah favorit untuk juara Liga Italia,” ujar Cassano dilansir dari Sempreinter.

“Mereka adalahh tiga tim terkuat. Inter karena mereka telah diperkuat, hal yang sama berlaku untuk Juve, tetapi saya melihat Milan lebih percaya diri, mungkin tidak sekuat dua lainnya, tapi mereka tahu apa yang diperlukan,” pungkas Antonio Cassano.


1. Liga Italia Kembali Kompetitif

Para pemain AC Milan selebrasi menjuarai Liga Italia 2021/2022. Foto: REUTERS-Alberto Lingria

Keruntuhan dominasi Juventus di Liga Italia dalam 10 tahun terakhir tampaknya telah memberi keuntungan bagi beberapa tim.

Tim-tim yang sebelumnya kurang mendapat perhatian dalam peta persaingan perburuan gelar juara Liga Italia, kini mulai menunjukkan taringnya kembali.

Baca Juga

Terlebih, beberapa klub tersebut turut memperkuat diri mereka dengan aktif merekrut pemain incaran mereka di bursa transfer musim panas tahun ini.

Selain Juventus, klub lain seperti AS Roma, AC Milan, dan Inter Milan adalah klub-klub yang kembali menunjukkan taringnya di musim kompetisi Liga Italia 2022/23.

Hal itu diperkuat dengan keberhasilan tiga klub tersebut meraih kemenangan di pekan pertama Liga Italia 2022/23.

Baca Juga

Tak ayal, keberhasilan tersebut turut memberikan ancaman tersendiri bagi Juventus yang dipercaya tahun ini akan mengalami kebangkitan.

Bahkan, sang pelatih Juventus turut mengatakan bahwa apa yang telah ditunjukkan AS Roma, AC Milan, dan Inter Milan membuat mereka kembali kuat.

“Sulit untuk menang; ada lawan yang kuat. Milan dan Inter menandatangani pemain yang sangat baik; sama untuk Roma, ini adalah liga dengan 4-5 pesaing untuk gelar, jadi kami harus bekerja dengan tenang dan meningkatkan tim dari setiap perspektif,” kata Massimiliano Allegri dilansir dari Football Italia.

Baca Juga

Kendati merasa waspada dengan klub-klub raksasa Liga Italia yang kembali perkasa, Juventus tetap dirasa masih menjadi klub yang mampu untuk menjegal mereka.

Terlebih mengingat keberhasilan mereka dalam merekrut pemain-pemain top seperti Paul Pogba, Angel di Maria, Filip Kostic dan Gleison Bremer.


2. Legenda AS Roma Berhutang Pada Maradona

Selebrasi Gabriel Batistuta usai mencetak gol kemenangan AS Roma dalam pertandingan Serie A Italia kontra Parma, 3 Februari 2001.

Legenda AS Roma, Gabriel Batistuta, menyatakan penyesalannya atas perlakuan yang diberikan kepada Diego Maradona.

Karier Gabriel Batistuta di Liga Italia (Serie A) dimulai ketika Diego Maradona telah hengkang ke Boca Junior pada tahun 1991 silam.

Menurut Gabriel Batistuta, dirinya dan seluruh pihak Liga Italia tidak pernah menunjukkan kepeduliannya terhadap penyakit yang diderita oleh Diego Maradona.

Melansir dari Football Italia, Gabriel Batistuta menyayangkan perlakuannya yang menunjukkan bahwa 'kami tidak memberinya apa-apa'. 

Selain itu, pria asal Argentina itu juga membahas kematian Diego Armando Maradona, serta cara dia diperlakukan sepanjang hidupnya.

Baca Selengkapnya: Liga Italia: Meski Tidak Pernah Bentrok, Legenda AS Roma Merasa Berhutang kepada Maradona

AC MilanInter MilanJuventusAS RomaAntonio CassanoLiga ItaliaBerita Liga Italia

Berita Terkini