Wawancara Khusus Adhi Pratama Prasetyo Putra

Tinggalkan Atletik Karena Basket Lebih Menyenangkan‏

Rabu, 6 Mei 2015 08:52 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Liga basket memasuki akhir musim kerjasama mereka dengan PT. DBL, selaku penyelenggara liga tertinggi basket Tanah Air ini. Mendekati akhir musim, National Basketball League (NBL) Indonesia mengumumkan beberapa peraih penghargaan bagi para pemain untuk musim kelima ini.

Salah satu penghargaan yang paling bergengsi bagi para pemain adalah gelar Most Valuable Player (MVP). Ada lima pemain yang bersaing dalam perebutan gelar MVP yang juga berhadiahkan satu unit mobil ini, Respati Ragil Pamungkas (Satya Wacana Salatiga), Ebrahim Enguio Lopez (Aspac), Mario Wusang (CLS Knight Surabaya), Ponsianus Nyoman Indrawan (Pelita Jaya Energi Mega Persada), dan terakhir Adhi Pratama Prasetyo Putra (Pelita Jaya Energi Mega Persada) yang mana sukses keluar sebagai pemenanganya.

Disela-sela kemeriahan pesta penganugerahan beberapa gelar di NBL, INDOSPORT sempat berbincang sedikit mengenai perjalanan karir Adhi sehingga bisa menjadi MVP pada musim terakhir NBL Indonesia ini. Berikut INDOSPORT merangkumnya.

2