Grand Final NBL Indonesia 2014-15

3 Alasan Pelita Jaya Energi Juarai NBL Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2015 16:00 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Sejak resmi membuka kompetisi basket pada tahun 2003 yang kala itu masih bernama Indonesian Basketball League (IBL) hingga kini National Basketball League (NBL), Pelita Jaya selalu kesulitan untuk menembus partai puncak dengan dominasi yang dimiliki oleh dua tim kuat, Satria Muda (SM) dan Aspac. Jika melihat peforma tim saat ini, besar kemungkinan peluang Pelita Jaya (PJ) terbuka lebar. Mereka sukses lolos ke grand final NBL Indonesia musim ini dan menghadapi tim tangguh Satria Muda (SM).

Selama musim reguler, PJ belum pernah memetik kemenangan atas SM dalam tiga pertemuan mereka. Mengingat ini merupakan partai penting dan juga pertemuan terakhir keduanya. Sudah pasti tim yang ditangani oleh Antonius Ferry Rinaldo ini bakal tampil habis-habisan hingga tetes keringat terakhir untuk meraih gelar juara pada NBL Indonesia.

Dengan mengandalkan permainan cepat yang mereka miliki, bukan tidak mungkin jika anak-anak SM dibuat kalang kabut. Terlebih, center Adhi Pratama yang sukses dinobatkan sebagai MVP pada musim ini, yang tentunya akan memotivasi sang pemain untuk membawa timnya meraih kemenangan.

Tidak hanya itu, meski tiga kali kalah dalam pertemuan di musim reguler. Coach Inal (panggilan Ferry Rinaldo) tentu sudah hafal betul teknik-teknik permainan yang diperagakan oleh Satria Muda. Selain menjadi pelatih, dirinya juga pernah aktif menjadi pemain dan memperkuat Aspac Jakarta beberapa tahun silam.

Berikut ini INDOSPORT akan merangkum tiga alasan mengapa Pelita Jaya EMP akan merebut trofi juara pada musim ini.

1