Menurut Jordan, sejatinya nomor yang menjadi favoritnya adalah 45 dan ia memilih nomor tersebut ketika memulai karir bermain basket.
Namun nomor 45 ternyata juga merupakan nomor favorit kakaknya yang sudah lebih dulu bermain basket dan menggunakan nomor tersebut pada jerseynya.
“Dia sudah lebih dulu menggunakannya” ungkap Jordan dalam sebuah video promosi NBA.
Lebih lanjut The Air Jordan mengungkapkan bahwa nomor 23 ternyata masih memiliki keterkaitan dengan nomor favoritnya 45.
“Aku baru saja menyadari 23 adalah setengah dari 45, dan saya terjebak untuk menggunakanya sepanjang waktu,” lanjutnya.
Chicago Bulls yang menjadi klub tempat di mana sang legenda ini bermain sempat mempensiunkan nomor punggung 23 saat Jordan menyatakan pensiun untuk pertama kalinya di tahun 1993.
Padahal NBA sendiri tidak memiliki tradisi pensiun nomor layaknya NHL dan MLB, dan nomor 23 masih tetap tersedia untuk pemain lain yang ingin menggunakannya.
Pada saat Jordan menyatakan ingin kembali bermain, Bulls pada tahun 1995 nomor 23 kembali disodorkan untuk sang legenda.
Air Jordan awalnya enggan untuk kembali mengenakan nomor 23 lagi dan mencoba untuk bermain dengan mengenakan nomor 45 yang menjadi favoritnya.
Namun di tengah musim tiba-tiba sang legenda memutuskan untuk kembali mengenakan nomor 23.
Pelatih Bulls saat itu Phill Jackson berspekulasi bahwa keputusan itu diambil karena Jordan sempat mengatakan bahwa performanya saat mengenakan nomor 45 tidak sebaik saat dirinya memakai nomor 23.
Sang legenda sendiri bermain bersama Chicago Bulls selama 13 musim yang membentang antara tahun 1984-1993 dan 1995-1998.