Peristiwa Masa Lampau

Jalan Sejarah Kompetisi Idola Warga Amerika

Rabu, 3 Agustus 2016 14:01 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:
Dari Persaingan Hingga Tinta Emas Michael Jordan

Pasang surut kompetisi mengawali permulaan bergulirnya NBA di awal dasawarsa mereka. Dari 11 tim yang pertama kali ikut serta, hanya tersisa 9 tim pada musim 1953/54.

Hal ini membuat antusias penonton mulai berkurang. Pihak NBA tidak kehabisan akal untuk memacu daya tarik.

Untuk kali pertama sistem 24 seconds violation pun diperkenalkan. Peraturan ini mengatur kesempatan waktu 24 detik bagi masing-masing tim untuk melakukan serangan.

Peraturan baru ini pun membuat pertandingan NBA bertambah sengit. Kompetisi semakin ketat pula di tahun berikutnya.

Antusias penonton kembali bergairah. Warga Amerika Serikat akhirnya kembali di kursi penonton untuk menyaksikan laga.

Periode kompetisi 1960-1970an, NBA melahirkan nama seorang Wilt Chamberlain. Pria kelahiran tahun 1936 ini merupakan pemain pertama di NBA yang memiliki tinggi di atas 2 meter.

Postur menjulang Chamberlain membuatnya sangat kontras di lapangan. Linear pula dengan tingginya, prestasi Chamberlain pun terbilang menawan.


Wilt Chamberlain menjadi pemain yang memiliki tinggi lebih dari 2 meter pertama di NBA.

Chamberlain berhasil dua kali membawa timnya menjadi juara NBA. Pertama kali pada tahun 1967 bersama Philadelphia Warriors, kemudian pada tahun 1972 bersama Los Angeles Lakers.

Usai jejak Chamberlain terukir manis di NBA, giliran generasi Kareem Abdul Jabar, Larry Bird serta Ervin 'Magic' Johnson yang menguasai NBA di dekade 1970-1980an.

Bintang NBA semakin bersinar pada periode ini. Jumlah penonton pun semakin bertambah penuh di setiap laga.

Puncaknya adalah lahirnya generasi emas NBA yang paling dikenal sejarah, Michael Jordan. Pemain yang menjadi ikon abadi NBA ini membubuhkan karier gemilang saat masih bersama Chicago Bulls.

Jordan pertama kali menapak jalan di NBA usai ditarik dari Universitas North Carolina pada tahun 1984. Hanya butuh 5 tahun bagi Jordan untuk merebut karier gemilang di NBA.

Pemain yang dijuluki 'Air Jordan' ini berhasil merengkuh 6 gelar NBA sepanjang kariernya bersama Bulls di tahun 1991-1993. Sempat pensiun dan memutuskan menjadi pemain baseball, Jordan kembali di tahun 1995 untuk kemudian membawa Bulls kembali juara di periode 1996-1998.


MIchael Jordan (merah) merupakan salah satu pemain paling sukses dalam sejarah NBA.

Berkat Jordan pula, pamor NBA kian meningkat pesat. Bisa dibilang Michael Jordan menjadi atlet tersukses dalam kompetisi NBA sepanjang sejarah.

Hal ini ditandai dengan menurunnya animo penonton saat Jordan pensiun pertama kali di tahun 1993-1995. NBA seperti kehilangan gemilaunya.

Pun demikian dengan periode saat Jordan memutuskan gantung sepatu untuk kali kedua. Akan tetapi, the show must go on.

Ladang emas harus tetap ditambang dan NBA pun kian berkembang, hingga sekarang.

4