Indonesian Baskeball League 2017

Garuda Bandung Berharap Dapatkan Dukungan dari Warga Kota Kembang

Minggu, 25 Desember 2016 01:36 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Arief Rahman Hakim
© Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Garuda Bandung berharap dapatkan dukungan masyarakat Kota Kembang. Copyright: © Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Garuda Bandung berharap dapatkan dukungan masyarakat Kota Kembang.

Garuda memang dilahirkan di Kota Bandung pada 1991 silam. Bahkan, tim basket kebanggaan warga Bandung ini telah beberapa kali berganti nama. Mulai dari Hadtex Indosyntec Basket Ball Club, Hadtex, Panasia Indosyntec, Garuda Bandung, Garuda Flexi Bandung, dan terakhir Garuda Kukar Bandung.

Pergantian nama menjadi Garuda Kukar Bandung pada 2006 silam, memaksa tim berpindah home base ke Jakarta sesuai kota asal pemilik klub, sehingga tim kehilangan dukungan dari warga Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.

Namun, setelah 10 tahun lamanya berada di Ibu Kota, Garuda Bandung kembali ke tanah kelahirannya menyusul suntikan dana yang diberikan Bank BJB, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai sponsor utama.

Manajer Garuda Bandung, Haris Sogirin, tak memungkiri bukan perkara mudah untuk bisa mendapatkan dukungan dari publiknya sendiri. Sebab, sudah cukup lama Garuda Bandung bermarkas di Jakarta.

Kembali ke tanah kelahiran, membuat Garuda Bandung berharap dukungan warga Kota Kembang.

Namun, ia berharap, warga Jawa Barat khususnya Kota Bandung senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap penggawa Garuda Bandung. Terlebih, pada 20 Januari mendatang kompetisi IBL sudah mulai bergulir.

"Kami kurang mendapatkan kepercayaan dari warga Bandung ketika kami pergi ke Jakarta, untuk itulah, kami sekarang sangat senang bisa kembali lagi ke Bandung. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan dukungan," ujar Haris saat ditemui usai soft launching di Gedung Sate Bandung.

Sejauh ini, lanjut Haris, tim besutannya ini sudah melakukan persiapan cukup matang dan siap berlaga di kancah kompetisi utama nasional dengan pelatih kepala Andre Yuwadi, penasehat kepelatihan Firmansyah, dua asisten pelatih, Ricky Dwi Tauri dan Andri Syarel, serta pelatih fisik Felix Ari Bayu.

Sementara untuk materi pemain, Garuda Bandung saat ini berisikan para talenta muda seperti Diftha Pratama, Wendha Wijaya, Rizal Falconi, Galank Gunawan, dan Daniel Wenas. Serta dua pemain asal Bandung, Luke dan Surliyadin.

Pihaknya yakin, Garuda Bandung bisa meraih prestasi terbaik, apalagi secara persaingan tim yang berlaga di IBL 2017 dinilainya cukup merata.

Garuda Bandung siap berprestasi di IBL 2017.

"Mungkin tinggal bagaimana kita persiapkan tim. Terutama memperbaiki kualitas pemain lokal kita. Di mana pemain lokal kita ada perpaduan antara pemain muda dan pemain tua termasuk dua tambahan pemain asing yang akan bergabung dengan kita," katanya.

Dua pemain asing tersebut kata Haris adalah Sharon Bernard dan Daniel asal Amerika Serikat yang sebelumnya berlaga di The League, satu kasta di bawah NBA.

"Targetnya kita lolos playoff dulu. Setelah itu kita fokus ke final four. Dan yang jelas kita siap menjadi Legenda di Jabar," tegasnya.