Mantan Dubes Norwegia yang Diduga Selingkuhi 3 Wanita Indonesia Ternyata Atlet Judo

Minggu, 1 Oktober 2017 15:26 WIB
Penulis: Nindhitya Nurmalitasari | Editor: Agus Dwi Witono
 Copyright:

Mantan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Ingemark Traavik, dicopot dari jabatannya menyusul tuduhan bahwa ia telah menyalahgunakan kewenangan dalam penyaluran dana bantuan kepada seseorang yang diduga memiliki hubungan terlarang dengan dirinya.

Laporan mengenai skandal tersebut pertama kali diangkat oleh sebuah media Norwegia, VG, pada bulan Juni 2017, seperti dilansir Tempo (29/09/17). Dubes 46 tahun itu dikabarkan menjalin hubungan dengan seorang wanita pada 2013 lalu. Setelah hubungan itu berakhir, Traavik bukan berhenti. Tapi dia justru kembali berselingkuh, bahkan dengan dua wanita Indonesia lainnya.

"Saya telah membuat kesalahan dalam kehidupan pribadi saya. Namun laporan VG ini tidak secara akurat menggambarkan apa yang terjadi. Laporan itu dibuat berdasarkan sumber yang punya dendam pribadi pada saya," ujar Traavik kepada VG, dikutip dari Tempo.

Dubes yang bertugas sejak tahun 2012 lalu itu pun akhirnya ditarik secara tidak hormat oleh pemerintah Norwegia dari pos diplomatiknya di Indonesia. 

Ternyata, di balik skandal terlarang yang menjerat pria yang beristrikan perempuan asal Afganistan ini, ada fakta yang menarik tentang kariernya sebagai atlet judo.

© GETTY IMAGES
Caption Copyright: GETTY IMAGESIlustrasi judo.

Traavik diketahui sempat mewakili Norwegia pada cabang olahraga judo kategori half-lightweight di Olimpiade Barcelona 1992 saat usianya masih 24 tahun. Sayangnya ia gagal memperoleh medali yang kala itu diraih oleh kontingen Brasil, Hungaria, dan Kuba.

Ia juga pernah enam kali menjadi juara nasional pada medio 1987 hingga 1996. Pria kelahiran 1967 ini juga sempat menjadi penasihat senior untuk tim nasional judo Olimpiade Afganistan ketika dirinya menjalankan tugas diplomatiknya di negara tersebut.