Nama Mo Farah pun menjadi headline sejumlah media lokal Inggris, mulai dari Daily Mail, The Sun, dan masih banyak lagi. Mo bahkan disebut-sebut pantas untuk mendapat gelar Sir di depan namanya dari kerajaan Inggris Raya.
Mo Farah memang atlet terbaik Inggris Raya di lintasan lari jarah jauh. Ia jadi atlet lari berkulit hitam yang begitu dicintai publik Inggris.
Menariknya, meski bukan berdarah asli Inggris, Mo memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Selain itu, sebelum sukses sekarang Mo sempat mendapat perlakukan diskriminatif karena warna kulit dan keyakinannya.
Berikut kisah singkat seorang Mo Farah untuk pembaca setia INDOSPORT: