Petarung MMA Indonesia Sebut 3 Duel Menarik Jelang ONE: No Surrender III

Kamis, 20 Agustus 2020 17:32 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor:
© ONE Championship
Petarung ONE Championship, Eko Roni Saputra, diaspora harapan bangsa yang sedang menempa kemampuan bela diri di Evolve MMA, Singapura4. Copyright: © ONE Championship
Petarung ONE Championship, Eko Roni Saputra, diaspora harapan bangsa yang sedang menempa kemampuan bela diri di Evolve MMA, Singapura4.

INDOSPORT.COM – Petarung MMA Indonesia, Eko Roni Saputra menyebut tiga duel menarik yang akan terjadi di kompetisi ONE Championship bertajuk ONE: No Surrender III.

Eko yang mendapatkan kesempatan untuk memetakan kekuatan para petarung yang akan berlaga di ONE: No Surrender III di Bangkok, Thailand, Jumat (21/08/20) besok.

Mantan juara gulat Indonesia yang saat ini berlatih di Singapura dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Rabu mengaku pertarungan yang dilakukan tertutup atau tanpa penonton ini diprediksi bakal berlangsung seru bahkan cenderung seimbang.

"Ada tiga pertarungan yang saya rekomendasikan untuk para penggemar MMA di Tanah Air," kata Eko Roni, dilansir dari laman Antara.

Laga pertama yang layak ditunggu menurut petarung asal Kalimantan Timur itu adalah Sangmanee Klong SuanPluResort melawan Kulabdam Sor Jor Piek Uthai. Kedua petarung ini berasal dari Thailand dan laga tersebut adalah semifinal turnamen ONE Bantamweight Muay Thai.

“Pertarungan Sangmanee melawan Kulabdam jelas merupakan sesuatu yang akan saya nantikan. Saya mengharapkan pertarungan yang berapi-api dari awal hingga akhir. Mengingat kedua petarung ini sangat agresif, saya tidak heran jika laga berakhir sengit, ” kata Eko.

Berikutnya laga antara Mongkolpetch Petchyindee Academy dari Thailand yang merupakan juara dunia Lumpinee Stadium Muay Thai melawan petarung asal Kamboja Sok Thy yang merupakan juara dunia Kun Khmer Flyweight.

“Ada perbedaan besar antara Muay Thai dan Kun Khmer dalam hal teknik, meski memiliki gaya menyerang yang serupa, dan kami bisa belajar banyak dari pertarungan ini. Saya tahu kedua dari mereka selalu datang untuk bertarung dan tidak satu pun dari mereka berniat untuk berakhir melalui penilaian juri," kata pegulat wakil Indonesia di Asian Games 2018 itu.

Satu lagi pertarungan yang direkomendasikan Eko Roni Saputra untuk ditonton pada ONE: No Surrender III adalah antara Shannon Wiratchai dari Thailand melawan wakil Prancis yang sudah kenyang pengalaman, Fabio Pinca.

Pinca adalah juara dunia Muay Thai beberapa kali yang telah menghabiskan hampir dua dekade di level tertinggi olahraga. Dia juga juara European Kickboxing, juara dunia dua divisi WBC Muay Thai, dan bahkan juara dunia Rajadamnern Stadium - prestasi yang sangat langka bagi orang asing di Thailand.

“Saya sangat senang melihat Fabio Pinca menggabungkannya dan mencoba MMA untuk pertama kalinya. Jelas, dia adalah striker level tinggi, tetapi saya ingin tahu bagaimana dia akan melakukannya di dalam ring. Mereka mengatakan dia bekerja sangat keras pada Jiu-Jitsu dan gulatnya selama bertahun-tahun. Sekarang harus dibuktikan di atas ring,” kata Saputra.

“Shannon, di sisi lain, sangat berbahaya dalam segala aspek. Dia memiliki keterampilan gulat yang bagus dan solid, dan pukulan yang cukup bagus juga. Dia sangat tidak terduga dengan kombinasinya,” pungkas salah satu petarung MMA andalan Indonesia itu.