Ini Resolusi 2016 Pelaku Olahraga Nasional

Jumat, 1 Januari 2016 00:55 WIB
Penulis: Devi Novitasari, Abdul Hamid | Editor: Joko Sedayu
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Kemenpora

Peningkatan Prestasi Olahraga

Dalam rangka mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018, Kemenpora melalui Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) akan melakukan peningkatan efisiensi dan efektifitas pengelolaan PRIMA (Program Indonesia Emas) dengan membina sebanyak 1.000 atlet.

Selain itu, penyelenggaraan Turnamen Sepakbola untuk Pelajar dan Santri melalui program Liga Pelajar dan Liga Santri Nusantara akan dilaksanakan untuk membina bakat-bakat muda tanah air yang nantinya kelak bisa membela panji Indonesia. Tak hanya itu, Menpora juga mengharapkan adanya kompetisi untuk kategori umur.

Satu hal lain yang juga mendapatkan perhatian adalah soal memfasilitasi penyelenggaraan PON XIX dan Peparnas XV di Jawa Barat serta kegiatan pembudayaan olahraga di masyarakat di 200 titik di 34 provinsi.

Setelah PON Jawa Barat, Kemenpora juga akan melaksanakan event The Association For International Sport for All (TAFISA) World Games (TWG) di Jakarta pada 16-20 Oktober. TAFISA merupakan lomba olahraga rekreasi yang menggelar berbagai cabang.

Penyediaan Sarana dan Prasarana Olahraga

Sebagai bentuk dukungan untuk membudayakan olahraga di kalangan masyarakat, Kemenpora akan mengakomodisai hal tersebut melalui program 1 desa 1 lapangan olahraga di 1000 desa di seluruh Indonesia.

Sementara untuk renovasi Kawasan Gelora Bung Karno sebagai dukungan penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018, yang salah satu tempat pelaksanaanya di Jakarta akan mendapatkan anggaran sebesar Rp 500 milyar.

Dana itu akan digunakan untuk merenovasi 7 venue antara lain Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tennis Indoor, Hoki, Panahan, Aquatik, Istora, dan Stadion Madya. Selain itu, Kemenpora juga akan membantu pembuatan dan renovasi taman bugar kota pada 3 kota di 3 propinsi.

Penghargaan Untuk Atlet Berprestasi

Kemenpora akan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para atlet yang berprestasi yaitu Olimpiade dan Paralimpiade di Rio de Janerio serta multievent lainnya. Penghargaan tersebut akan berlaku bagi atlet yang normal maupun yang mengalami cacat fisik, mental dan sensoral (Paralimpiade).

Kemenpora juga merencanakan akan memberikan tunjangan seumur hidup berupa fee yang nantinya akan diberikan setiap 3 bulan sekali untuk atlet peraih medali baik emas, perak dan perunggu di Olimpiade. Sementara untuk kategori event lainnya masih akan di evaluasi lagi.

59