10 Momen Kontroversial dari Olimpiade Rio 2016

Selasa, 23 Agustus 2016 16:14 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:
Pengakuan Palsu Perenang Amerika Serikat, Ryan Lochte

Perenang Amerika Serikat (AS) berusia 32 tahun, Lochte, membuat kegaduhan di tengah berlangsungnya Olimpiade Rio 2016. Kegaduhan itu sampai melibatkan polisi dan hakim Negeri Samba.

Semula berawal dari pengakuan Lochte, yang mengaku dirinya ditodong polisi dan hartanya dirampok saat tengah berkendara pulang menuju kampung atlet, bersama rekan setimnya menggunakan taksi. Namun di pengakuan kedua, Lochte kembali membeberkan bahwa penodong itu tidak mengarahkan pistol menuju kepalanya.

Hakim pun mengeluarkan surat perintah agar Lochte dan teman-temannya ditahan di Brasil, dan tidak diizinkan pulang ke AS. Setelah mendapatkan keterangan dari rekan Lochte, fakta terungkap bahwa ia sebenarnya dalam keadaan mabuk dan merusak properti di POM bensin.

Lochte hanya tidak ingin mengakui bahwa ia merusak properti tersebut dan berbohong. Namun rekaman ulang CCTV tidak bisa berbohong, dan Lochte tertangkap basah melakukannya.

155