INDOSPORT.com – Peraih emas cabang olahraga (cabor) panjat tebing nomor speed climbing putra Asian Games 2018, Reza Alipour, bakal absen di Olimpiade 2020 Tokyo.
Dilansir dari Reuters, penakluk Aspar Jaelolo itu merasa tidak diuntungkan dengan nomor perlombaan cabor panjat tebing di Olimpiade 2020 nanti. Nomor speed climbing yang menjadi spesialisnya tidak akan dipertandingan secara tersendiri.
Pada Asian Games kali ini, nomor speed climbing dan bouldering dilombakan secara terpisah. Hal itu diakui lebih adil sebab setiap nomor membutuhkan kemampuan yang berbeda.
“Saya merasa kurang baik di Olimpiade nanti sebab saya fokus di nomor speed dan ketika diminta mengandalkan kekuatan, kecepatan saya akan berkurang,” jelas Alipour.
“Saya lebih memilih ikut kejuaraan dunia ketimbang olimpiade dan meraih peringkat 7 atau 8. Mungkin saya akan menunggu sampai olimpiade berikutnya lagi.”
Alipour kini menduduki peringkat 4 dunia dan memegang rekor dunia panjat tebing nomor speed climbing. Ia pernah mengalahkan 3 kali juara dunia, Qixin Zhong, setelah atlet asal China tersebut mengalami salah awalan.
Alipour tampil di Asian Games kali ini sebagai unggulan pertama. Ia berhasil membuat atlet Indonesia, Aspar, hanya meraih medali perunggu di nomor speed climbing putra.
Olahraga panjat baru menjalani debut di Asian Games tahun ini di Jakarta. Olimpiade 2020 Tokyo juga akan memainkan cabor tersebut untuk pertama kalinya.
Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Olahraga Lain serta Serba-serbi Asian Games 2018 di INDOSPORT