INDOSPORT.COM - Panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 berkomitmen menjaga kebersihan udara dengan menerapkan larangan merokok baik di dalam maupun luar ruangan.
Jepang menjadi salah satu negara yang cukup tertinggal soal penanganan budaya merokok akibat campur tangan politikus, para pengelola restoran, dan perusahaan tembakau yang sepertiga sahamnya dimiliki pemerintah.
Panitia Olimpiade Tokyo 2020 sendiri sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan larangan merokok tersebut dan berkonsultasi dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC).
“Berdasarkan aturan yang sudah dikembangkan IOC, Tokyo 2020 akan melaksanakan aturan yang lebih ketat demi melindungi kesehatan serta keamanan para atlet, penonton, dan petugas,” demikian bunyi pernyataan panita, seperti diwartakan The Strait Times.
“Kami akan menerapkan larangan merokok di dalam dan luar ruangan, begitu pula yang termasuk dalam perimeter milik panitia Tokyo 2020. Ini adalah aturan yang sama seperti di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.”
Sebelumnya, di Olimpiade London 2012 dan Rio 2016, panitia menyediakan area khusus dan terpisah untuk merokok, namun tidak kali ini. Panitia Tokyo 2020 akan memastikan udara di sekitar area pertandingan 100 persen bebas asap rokok.
“Kami ingin meninggalkan warisan yang baik untuk kesehatan ruang publik di negara ini,” bunyi lanjutan pernyataan penyelenggara.
Ikuti Terus Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM