Penting! Ini Penyebab dan Cara Pencegahan Kanker Otak Seperti Agung Hercules

Senin, 17 Juni 2019 14:25 WIB
Penulis: Arief Tirtana | Editor: Lanjar Wiratri
© Instagram Agung Hercules
Mantan atlet binaraga Indonesia, Agung Hercules terkena kanker otak Copyright: © Instagram Agung Hercules
Mantan atlet binaraga Indonesia, Agung Hercules terkena kanker otak

INDOSPORT.COM - Penyakit kanker otak seperti yang menyerang public figure Agung Hercules bisa terjadi akibat beberapa penyebab, dan bisa pula dilakukan pencegahan.

Terkenal sebagai public figure yang gemar melakukan olahraga dan menjalankan pola hidup sehat, Agung Hecules justru mengejutkan dengan kabar bahwa dirinya menderita kanker otak.

Secara langsung, pihak Agung Hercules memang belum menjelaskan apa penyebab sebenarnya pria 42 tahun itu. Namun memang kebiasaan hidup sehat dan olah raga yang dijalani Agung Hercules tak sepenuhnya membuat dirinya terbebas dari ancaman kanker otak. Karena sebenarnya penyakit tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

Dikutip dari halaman alodokter, kanker otak bisa terjadi ketika salah satu tipe sel berubah dari karakteristik normalnya dan tumbuh tak terkendali. Pertumbuhan tersebut kemudian memunculkan tumor yang berujung pada kanker itu sendiri. 

Meski pada akhirnya tak bisa tentukan pasti dari mana perubahan sel yang berujung kanker tercipta, setidaknya ada beberapa faktor yang mendukung perubhan tersebut, seperti berikut.

  • Radiasi pada kepala. Paparan radiasi di kepala, seperti radioterapi atau CT scan membuat seseorang lebih berisiko menderita kanker otak, terutama glioma ganas.
  • Memiliki penyakit genetik, misalnya sindrom Gorlin, sindrom Turner, Von Hippel-Lindau, Li-Fraumani, tuberous sclerosis, atau neurofibromatosis tipe 1 dan 2.
  • Menderita HIV/AIDS. Penyakit ini dapat menurunkan imunitas tubuh, sehingga meningkatkan risiko terjadinya kanker, termasuk kanker otak.
  • Riwayat kanker dalam keluarga.
  • Memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Kondisi berat badan dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 30, meningkatkan risiko terjadinya beberapa jenis kanker otak.
  • Kebiasaan merokok.
  • Hidup di daerah dengan tingkat polusi dan pencemaran lingkungan yang tinggi.
IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
100%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%