Usung Konsep Ramah Lingkungan, Atlet Olimpiade 2020 Akan Tidur di Atas 'Kardus'

Minggu, 12 Januari 2020 14:25 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© Indosport.com
Panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 akan menyediakan tempat tidur atlet yang kerangkanya terbuat dari tumpukan kardus daur ulang. Copyright: © Indosport.com
Panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 akan menyediakan tempat tidur atlet yang kerangkanya terbuat dari tumpukan kardus daur ulang.

INDOSPORT.COM - Panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 kembali memperkenalkan produk ramah lingkungan lainnya berupa tempat tidur atlet yang kerangkanya terbuat dari tumpukan kardus daur ulang.

Diketahui sebanyak 18.000 unit tempat tidur itu akan digunakan oleh para atlet selama gelaran Olimpiade berlangsung, sedangkan hanya 8.000 unit untuk atlet Paralimpiade 2020, sebagaimana disadur dari Antara.

Meski berkerangka kardus, panitia mengklaim bahwa tempat tidur sepanjang 2,1 meter itu cukup kuat untuk menopang beban hingga 200 kg atau melebihi berat atlet di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Sebelumnya, Jepang sebagai tuan rumah yang mengusung konsep ramah lingkungan juga telah memperkenalkan medali yang terbuat dari sampah alat-alat elektronik termasuk 6,2 juta daur ulang limbah telepon seluler bekas.

Tak hanya itu, Negeri Sakura tersebut juga telah menyediakan obor Olimpiade yang terbuat dari alumunium bekas. Ada pun podium bagi atlet peraih medali dibuat dari limbah rumah tangga dan daur ulang sampah plastik di laut.

Lima bulan menjelang Olimpiade Tokyo 2020, panitia masih merampungkan beberapa fasilitas umum lainnya seperti pembangunan kampung atlet dan aula makan.

Menurut seorang peneliti lingkungan Jepang Junichi Fujino, penyelenggara Olimpiade Tokyo memang benar-benar ingin mengajak seluruh masyarakatnya untuk bersama-sama mengurangi emisi karbon yang dihasilkan melalui teknologi dan fasilitas ramah lingkungan.

Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar pada 24 Juli hingga 9 Agustus. Sebanyak 206 negara, termasuk Indonesia, akan ambil bagian dalam pesta olahraga terakbar itu.