Olahraga Indonesia Mulai Bangkit, Kemenpora Siapkan Protokol 'New Normal'

Rabu, 27 Mei 2020 02:56 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor: Yohanes Ishak
© Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Menpora Zainudin Amali saat membuka kompetisi IBL 2020 Copyright: © Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Menpora Zainudin Amali saat membuka kompetisi IBL 2020

INDOSPORT.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai mempersiapkan sejumlah protokol kegiatan olahraga nasional dalam menghadapi new normal atau normal baru.

Pandemi virus corona memang masih menjadi ancaman namun pemerintah berharap agar geliat ekonomi mulai bangkit tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Dunia olahraga pun perlahan-lahan akan mulai bangkit. Berdasarkan kajian awal pemerintah terkait penerapan new normal, kegiatan olahraga outdoor masuk dalam Fase II yang akan dimulai pada 15 Juni.

Meski demikian, Menpora masih menunggu isin dari gugus tugas terkait kepastian kapan kompetisi bisa kembali bergulir.

"Kami akan mempersiapkan protokol tentang normal baru ini. Kita belum tahu di fase berapa kegiatan olahraga akan dibuka. Kita akan diskusikan dengan KONI, KOI, FORMI," ujar Menpora Zainudin Amali dilansir dari Antara.

Apabila sudah mengantongi izin gugus tugas, Kemenpora akan mempersiapkan protokol ketat yang lebih spesifik terkait teknis penyelenggaraan.

Dengan adanya panduan tersebut, diharapkan kegiatan olahraga yang sempat terhenti bisa kembali bergulir, menyesuaikan dengan masa new normal.

Protokol yang dibuat juga akan mencakup persiapan pelatnas setiap cabang olahraga dalam menghadapi berbagai kejuaraan multievent yang padat di tahun depan.

"Penyesuaian ini akan dilakukan di hari-hari ke depan. Mengingat di 2021 akan banyak event saling tumpuk. Semua harus ada panduan yang jelas," sambungnya lagi.

Sejumlah cabang olahraga seperti bulutangkis, angkat besi, dan menembak diketahui masih menjalani kegiatan di pelatnas dengan menerapkan protokol kesehatan. Sementara itu sebagian cabang olahraga memilih untuk latihan secara virtual dengan dipantau oleh pelatih.