Terpilih Kembali Jadi Ketua Umum KOI, Intip Profil Raja Sapta Oktohari

Jumat, 30 Juni 2023 20:55 WIB
Penulis: Ammara Marthiara | Editor: Herry Ibrahim
© NOC Indonesia/Naif Al'As
Raja Sapta Oktohari saat memberi sambutan pada acara Kongres Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (30/07/23). Copyright: © NOC Indonesia/Naif Al'As
Raja Sapta Oktohari saat memberi sambutan pada acara Kongres Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (30/07/23).
Pernah Jadi Ketum Munaslub

Kemudian pada tahun 2011 silam, Raja Sapta Oktohari dipercaya untuk menjadi Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) DKI Jakarta.

Berkat keseriusannya dalam mengemban amanat sebagai pemimpin ISSI, pria beragama Islam itu dipromosikan untuk menjabat sebagai Ketua Umum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PB ISSI periode 2015-2019.

Disamping itu, Okto juga pernah dipercaya oleh KOI yang saat itu dikepalai oleh Erick Thohir sebagai Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Selanjutnya, Raja Sapta Oktohari harus mengakhiri masa jabatannya sebagai  Ketua Umum Munaslub lantaran ia terpilih menjadi President NOC Indonesia Periode 2019-2023.

Okto terpilih secara aklamasi dalam Kongres Komite Olimpiade Indonesia di Jakarta pada 10 Oktober 2019 dengan menggandeng Warih Sardono sebagai wakilnya.

Raja Sapta Oktohari kala itu menggantikan Erick Thohir yang sebelumnya menjabat sebagai ketua pada 2015-2019.

Pada masa kepemimpinannya sebagai Ketua NOC periode 2019-2023, Okto aktif menyebarkan semangat dan nilai-nilai dari Olimpiade, yakni excellence, friendship dan respect. 

Dirinya juga dinilai sangat membela kepentingan atlet Indonesia. Beberapa contohnya ialah tindakan positif Okto saat Tim Hoki Indonesia dilarang bertanding di SEA Games 2019 Filipina karena dualisme kepengurusan, juga saat pebulu tangkis Indonesia yang mendapat perlakuan diskriminatif di All England 2021.