Mimpi Tampil di F1, Perjuangan Pembalap Pakistan Ini Mirip Kisah Rio Haryanto

Selasa, 29 Maret 2016 14:58 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:
Biaya Sendiri

Mimpi Ali untuk menjadi pembalap Formula 1 benar-benar mahal. Hal itu terbukti dari perjuangan dan usaha yang ia bangun melalui keringat sendiri.

Saat ini, Ali menggunakan uang yang diperoleh dari pekerjaannya di perusahaan teknologi informasi Swiftclick, dan pekerjaannya di bidang film dokumenter untuk mendanai obsesinya menjadi pembalap F1 tersebut.

Ali memiliki lebih banyak balapan kemudian di 2016. Tapi estimasi biaya yang dibutuhkan Ali diperkirakan mencapai sekitar 2 juta dolar dalam sponsor selama 3 atau 4 tahun ke depan untuk mencapai impiannya membalap bersama orang-orang seperti Sebastien Vettel atau Lewis Hamilton.

“Untuk membalap, anda membutuhkan keahlian itu. Anda perlu orang-orang mekanik, Anda membutuhkan sarana, prasarana, Anda perlu arsitektur yang benar-benar bekerja bagus,” katanya.

Sekarang, Ali harus berlatih dengan simulator di rumahnya, di mana ia berlatih melakukan manuver.

“Ada sangat sedikit orang di dunia yang bisa mencari kehidupan dari mengemudi mobil balap dan bahkan lebih sedikit di F1,” kata Matthew Marsh, seorang komentator F1 di TV terkemuka dan mantan pembalap, kepada AFP. 

3