Mimpi Tampil di F1, Perjuangan Pembalap Pakistan Ini Mirip Kisah Rio Haryanto

Selasa, 29 Maret 2016 14:58 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:
Tak Ada Balap Resmi di Pakistan

Tidak adanya semacam balap motor resmi di Pakistan di luar go-karting membuat Ali tak mungkin untuk merogoh kocek yang dalam di sana. Tapi Ali mengatakan bahwa membangun lintasan balap memang tak hanya akan meningkatkan perekonomian tetapi membantu menyelamatkan hidup pria muda Pakistan ini yang gelisah dan menggantungkan hidupnya di dunia balapan.

Kabarnya, di Pakistan sendiri sering berlangsung balap liar di kota-kota besar pada tengah malam meskipun resiko kecelakaan dan kejar-kejaran dengan Polisi juga sering terjadi. Hal itu diungkapkan seorang pembalap berusia 22 tahun yang tak ingin disebutkan namanya ke AFP.

“Ada kecelakaan, kadang ada momen yang benar-benar buruk di mana orang meninggal, namun hal ini terus berlangsung karena Anda tidak dapat membatasi hasrat anak muda. Jika ada lintasan yang tepat, resiko kecelakaan bisa diperkecil dan semangat anak muda untuk balap bisa dipersiapkan,” kata pemuda tersebut.

Ali setuju dengan pernyataan pembalap tersebut dan mengatakan: “Hal pertama yang kami butuhkan di dalam negeri adalah lintasan balap.”

“Orang-orang yang berlomba di jalan, mereka akan pergi ke fasilitas tertentu dan kebutuhan mereka untuk kecepatan dan semuanya bisa dibawa keluar dalam cara yang sangat aman.”

Baber Kaleem Khan, seorang Editor dari blog otomotif Pakwheels.com mengatakan akan ada manfaat ekonomi dari dunia balapan.

“Motorsports tidak hanya olahraga, ini adalah program pembangkit modal besar juga.”

“Pengembangan teknik yang terjadi di dalam mobil, pelatihan pengemudi, staf dan siswa, produk dan pengembangan komersial, itu akan berdampak pada bisnis lokal yang bisa mengembangkan dan menjadi bagian ekspor dari sini.”

3