Formula 1

Dirawat di ICU, Pembalap Asal Amerika Serikat Alami Koma

Senin, 9 September 2019 14:34 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor:
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Pembalap asal Amerika Serikat yang turut menjadi korban insiden kecelakaan maut Anthoine Hubert, Juan Manuel Correa, dikabarkan mengalami koma saat menjalani perawatan medis di Inggris.

Usai menjalani perawatan medis di Belgia dan dipindahkan ke Inggris untuk dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU), kini Correa secara mengejutkan dilaporkan mengalami koma.

Melansir dari laman berita olahraga Standard Sport, pembalap muda berusia 20 tahun itu sedang dalam kondisi kritis setelah didiagnosis mengalami Sindrom Gagal Napas Akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS).

ARDS adalah situasi cairan tertumpuk di paru-paru, menyebabkan kegagalan bernapas dan kadar oksigen rendah dalam darah. Kondisi ini berbahaya, karena organ penting seperti otak dan ginjal nantinya tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup untuk berfungsi.

Selain itu, pembalap tim Sauber Junior tersebut juga mengalami patah tulang kaki dan cedera tulang belakang akibat kecelakaan yang berlangsung di seri balapan Formula 2 GP Belgia 2019.

"Seiring berjalannya waktu, komplikasi baru telah muncul sebagai akibat dari kecelakaan di GP Belgia. Saat dipindahkan ke Inggris, Correa didianogsis ARDS. Ini adalah cedera yang dianggap umum dalam kecelakaan parah,” ujar perwakilan keluarga Correa.

“Saat ini Correa sedang berada di ruang ICU dan dalam kondisi koma namun tetap stabil. Kami yakin putra kami bisa melewati masa kritis ini dan akan pulih sepenuhnya,” tambahnya.

Sementara itu, Juan Manuel Correa juga mendapatkan doa dari tim Alfa Romeo Racing yang menuliskan “Semoga lekas sembuh Juan Manuel” saat balapan F1 GP Italia, Minggu (08/09/19).

Sebagai informasi tambahan, Juan Manuel Correa terlibat tabrakan dengan mobil tim BWT Ardern, Anthoine Hubert, dan Giuliano Alesi, pada lap kedua di tikungan Raidillon di Formula 2 GP Belgia 2019.

Satu jam setelah insiden terjadi, Hubert dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Correa harus menjalani operasi dan beruntung, nyawanya berhasil diselamatkan.