MotoGP

Memanas! Johann Zarco Sindir Pembalap Kawakan Honda yang Remehkan Dirinya

Jumat, 8 November 2019 16:02 WIB
Penulis: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya | Editor: Isman Fadil
© INDOSPORT
Johann Zarco melemparkan sindiran halus kepada seniornya di LCR Honda, Cal Crutchlow, yang telah menganggap remeh dirinya Copyright: © INDOSPORT
Johann Zarco melemparkan sindiran halus kepada seniornya di LCR Honda, Cal Crutchlow, yang telah menganggap remeh dirinya

INDOSPORT.COM - Perseteruan antara dua rider LCR Honda, Johann Zarco dan Cal Crutchlow, nampaknya kian meruncing usai pembalap asal berkebangsaan Prancis tersebut buka suara.

Dalam wawancaranya melansir dari GPOne, Zarco membalas tuduhan Crutchlow yang mengatakan Honda akan bertindak bodoh jika mengganti Jorge Lorenzo dengan rider asal Prancis tersebut. Menanggapi tuduhan itu, pembalap berusia 29 tahun ini pun buka suara.

"Dia (Crutchlow) senang bermain dengan media. Cal telah lama di Honda dan akan senang jika berada di tim pabrikan. Tapi dia juga telah memberi sinyal ingin pensiun sejak dia memiliki seorang anak dan sudah lama berkompetisi di MotoGP," ujar Zarco.

Bahkan Johann Zarco nampak tak berhenti begitu saja melakukan serangan balik ke Cal Crutchlow. Mantan rider KTM ini bahkan menyebut masa depan Honda akan cerah bersamanya ketimbang dengan rider asal Inggris tersebut.

"Saya berada disituasi berbeda. Saya tak punya anak atau bahkan motor. Jadi saya hanya memiliki determinasi untuk balapan selama beberapa tahun kedepan dan bersamaku, Honda akan memiliki masa depan yang lebih baik ketimbang bersama Cal (Crutchlow)," sindirnya.

Perseteruan ini disebutkan berasal dari keinginan tim pabrikan Honda, Repsol Honda, yang ingin mengganti Jorge Lorenzo. Performa angin-anginan rider asal Spanyol tersebut membuat dua rider asal tim satelit ini saling sikut untuk mendapatkan kursi reguler.

Baik Johann Zarco dan Cal Crutchlow memiliki performa yang apik bagi LCR Honda dalam beberapa seri terakhir. Termasuk didalamnya meraih podium sebanyak tiga kali di MotoGP musim 2019.