Formula 1

Jelang F1 GP Rusia, Bos Mercedes Tak Ingin Dibayangi ‘Kutukan' Netflix

Sabtu, 26 September 2020 14:31 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Bryn Lennon/Getty Images
Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengatakan bahwa pihaknya tak ingin dibayangi ‘kutukan' Netflix saat menjalani seri balapan Formula 1 (F1) GP Rusia, Minggu (27/09/20). Copyright: © Bryn Lennon/Getty Images
Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengatakan bahwa pihaknya tak ingin dibayangi ‘kutukan' Netflix saat menjalani seri balapan Formula 1 (F1) GP Rusia, Minggu (27/09/20).

INDOSPORT.COM – Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengatakan bahwa pihaknya tak ingin dibayangi ‘kutukan' Netflix saat menjalani seri balapan Formula 1 (F1) GP Rusia, Minggu (27/09/20).

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sochi, tim berjuluk The Silver Arrows tersebut akan disorot oleh kamera untuk tayangan seri ketiga bertajuk Formula 1 Drive to Survive.

Namun ternyata tayangan itu nyatanya sempat menampilkan balapan terburuk bagi tim asal Inggris tersebut di F1 2019, saat Netflix meliput perayaan hari jadi ke-125 tim Mercedes yang berlangsung di Jerman.

Kala itu Valtteri Bottas mengalami kecelakaan setelah menabrak pagar pembatas jelang garis finis. Sementara Lewis Hamilton harus berakhir di posisi kesembilan setelah terjebak di pit stop selama 50 detik karena sayap depan mobilnya rusak usai menyenggol pagar pembatas.

Pengalaman ini ternyata memberikan rasa trauma tersendiri bagi tim Mercedes dan Toto Wolff berharap adanya sorotan kamera Netflix tak berdampak buruk terhadap penampilannya dan memberikan kesan baik kepada para penonton.

“Kru film Netflix membayangi kami saat merayakan balapan kandang dan 125 tahun di motorsport, yang berakhir menjadi balapan terburuk di F1 2019,” kata Toto Wolff, dilansir dari laman resmi F1.

“Itu memang akan menjadi tayangan yang menghibur, namun saya berharap kali ini kami bisa memiliki konten dan balapan yang bagus, saya tak ingin lagi dibayangi ‘kutukan’ di masa lalu,” tambahnya.

Meski jika tak ada insiden drama di atas lintasan balap nanti, tayangan Formula 1 Drive to Survive bisa tetap menghibur apalagi jika Mercedes, terutama Lewis Hamilton berhasil memenangkan balapan F1 GP Rusia.

Pasalnya, Netflix bisa saja menangkap momen saat Lewis Hamilton menyamai rekor bersejarah milik Michael Schumacher yakni mengantongi 91 kemenangan di ajang F1.