Sean Gelael Ungkap Penyebab Kecelakaan Bareng Ketua MPR, Panitia Teledor?

Senin, 29 November 2021 12:45 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© gelaelized
Sean Gelael, pembalap Indonesia Copyright: © gelaelized
Sean Gelael, pembalap Indonesia

INDOSPORT.COM - Pembalap Indonesia, Sean Gelael membeberkan penyebab kecelakaan bareng Ketua MPR RI sekaligus Ketum PP IMI, Bambang Soesatyo, di SS2 Kejurnas Sprint Rally di Meikarta, Bekasi, Jawa Barat.

Insiden kecelakaan yang menimpa Sean Gelael dan Bamsoet itu terjadi saat keduanya mengikuti ajang SS2 Kejurnas Sprint Rally di Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/11/21) kemarin.

Kecelakaan itu terjadi saat Sean dan Bamsoet melakukan ‘shake down’ atau survei lintasan di sirkuit Meikarta, di mana berdasarkan video yang beredar keduanya saat itu tengah melaju kencang dan kala melewati gundukan mobil yang dikemudikannya terguling.

Insiden ini pun sempat membuat geger terutama di kalangan pecinta motorsport. Pasca kecelakaan, Sean Gelael bersama Team Jagonya Ayam langsung mencari tahu penyebab insiden tersebut pada Minggu (28/11/21) kemarin.

Sean langsung membuka data yang ada di dalam kendaraan Citroen C3 R5 baik data telemetri dan memutar ulang semua video yang ada meski ia mengatakan bahwa menjadi pebalap itu memiliki resiko yang besar.

"Sebelum buka telemetri saya menyangka melaju lebih cepat dari sebelumnya, tapi ternyata tidak. Saat shakedown hari Jumat yang kering saya melaju 110 km/jam di tempat kecelakaan,” kata Sean Gelael, dikutip dari Antara.

“Lalu pada SS1 karena becek setelah semalaman hujan saya mengurangi kecepatan dengan melaju 107 km/jam. Dan pada SS2 yang mulai mengering kecepatan saya 109 km/jam. Kesimpulannya, kecepatan saya kurang lebih sama," tambahnya.

Begitu juga dengan video. Sean menjelaskan berdasarkan fakta yang didapat bahwa ada satu kondisi berbeda di area gravel (tanah liat) dibandingkan sebelumnya.

Ada dua gundukan yang jaraknya cukup dekat sehingga membuat kendaraannya terbang, terguling, dan terdampar secara spektakuler.

"Gundukan tambahan itulah yang saya tidak mendapat laporan keberadaannya. Karena selama SS1 dari video yang kami buka ulang terlihat tidak ada," kata Sean Gelael menambahkan.