Formula 1

Menparekaf Sandiaga Uno Minta Formula E di Ancol Wajib Libatkan UMKM

Senin, 3 Januari 2022 14:25 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© Lev Radin/Pacific Press/LightRocket via Getty Images/Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Ilustrasi Formula E jadi di Jakarta. Copyright: © Lev Radin/Pacific Press/LightRocket via Getty Images/Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT
Ilustrasi Formula E jadi di Jakarta.

INDOSPORT.COM Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekaf) meminta kejuaraan Formula E yang digelar di Ancol wajib libatkan UMKM dan adanya pra-event.

Sebagaimana diketahui bahwa DKI Jakarta bakal menjadi tuan rumah kejuaraan dunia balap mobil Formula E setelah dua tahun tertunda.

Kawasan Ancol akan diubah menjadi lokasi balapan kejuaraan mobil listrik itu yang rencananya digelar pada 4 Juni 2022. Sejumlah persiapan pun terus dilakukan dan digenjot agar acara ini berjalan sukses.

Sandiaga Uno selaku Menparekaf pun ikut meninjau acara akbar ini. ia bahkan meminta rencana penyelenggaraan Formula E harus diikuti rangkaian prakegiatan seperti Costume Electrical Show (kontes kendaraan listrik) hingga pelibatan kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebab, Sandiaga mengatakan Formula E termasuk dalam olahraga otomotif dan pariwisata, sehingga penekanan pariwisatanya juga harus ditonjolkan.

Jadi melalui acara prakegiatan sebelum acara inti yakni kejuaraan Formula E dimulai, bisa membangun ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja.

"Seperti kita menyiapkan Asian Games, bahwa ini tidak bisa hanya even-nya tapi harus ada pra-even harus ada, kegiatan-kegiatan seperti costum electrical show maupun juga pelibatan UMKM," ujar Sandiaga Uno, dilansir dari Antara.

Sekadar informasi, Ancol ditunjuk sebagai lokasi sirkuit Formula E setelah melalui kajian panjang Formula E Operations (FEO) sebagai wakil federasi otomotif internasional (FIA).

Kawasan Ancol dipilih karena merupakan tempat dinamis dan ikonik di DKI Jakarta. Selain itu dinilai tidak akan mengganggu prasarana jalan masyarakat yang lain.