MotoGP

ITDC Bagikan Perjalanan Panjang Gelar MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika

Sabtu, 26 Maret 2022 11:13 WIB
Penulis: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta | Editor:
© Reuters/Willy Kurniawan
Tiga pembalap MotoGP saling mencuri posisi pada akhir finish di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Minggu (20/03/22). Foto: Reuters/Willy Kurniawan Copyright: © Reuters/Willy Kurniawan
Tiga pembalap MotoGP saling mencuri posisi pada akhir finish di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Minggu (20/03/22). Foto: Reuters/Willy Kurniawan

INDOSPORT.COM - MotoGP Indonesia sukses digelar di Sirkuit Mandalika pada 20 Maret 2022. ITDC lantas membagikan kisah panjang di balik perhelatan balap roda dua terakbar sedunia itu. 

Seri kedua MotoGP 2022 bertajuk GP Mandalika sukses digelar pada Minggu (20/03/22) dengan Miguel Oliviera sukses meraih podium pertama.

Namun demikian, sederet momen terkait MotoGP Mandalika masih menjadi sorotan publik. 

Baru-baru ini, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, membagikan kisah perjalanan Indonesia dalam meyakinkan Dorna Sports agar mendapat izin jadi tuan rumah MotoGP. 

Sebagaimana diketahui, ajang balap motor roda dua terakbar di dunia itu kembali ke Tanah Air setelah absen selama 25 tahun sejak terakhir kali digelar di Sirkuit Sentul, Bogor, pada 1997.

"Yang terjadi kemarin (GP Indonesia) itu bukan proses instan tetapi akumulasi proses lima tahun sampai menjadi sirkuit," kata Abdulbar kepada awak media, seperti dikutip dari Antara.

ITDC mendapat mandat dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola kawasan seluas kurang lebih 1.200 hektar di Mandalika pada 2012.

Pada awalnya, ITDC, yang juga mengembangkan kawasan Nusa Dua, Bali, merencanakan strategi pembangunan yang bisa mendatangkan pengunjung lebih cepat ke Mandalika.

Setelah mempertimbangkan beberapa pilihan, mereka pada akhirnya memilih sport tourism dengan membangun sirkuit sebagai "crowd puller" dan pada 2017 muncul gagasan untuk mendatangkan MotoGP.

"Tapi tidak segampang itu menghadirkan MotoGP, kita harus datang ke Dorna, kita harus yakinkan mereka,"